Terkait Salat Idul Fitri, MUI Sumbar: Laksanakan Sesuai Syariat dan Perhatikan Prokes

Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar (Foto: IG Buya Gusrizal)

Covesia.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar menetapkan pelaksanaan salat Idul Fitri tetap dilaksanakan sesuai tuntunan syari’at tanpa meninggalkan protokol kesehatan.

“Bagi kaum muslimin yang dalam keadaan sakit terindikasi memiliki ciri-ciri tertular Covid-19, dilarang ikut berjamaah di masjid, atau tempat keramaian lainnya, untuk mengantisipasi penularan Covid-19,” ungkap Ketua MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar melalui maklumatnya.

Kemudian terkait pelaksanaan takbir Idul Fitri yang dimulai sejak terbenamnya matahari di akhir
Ramadan, lebih diutamakan untuk dikumandangkan di masjid-masjid dan dibolehkan di tempat-tempat kaum muslimin berada, namun takbir di jalanan untuk kondisi saat ini, cukup dilakukan ketika keluar dari rumah menuju ke tempat sholat Idul Fitri sebagaimana amalan ‘Abdullah Ibnu ‘Umar ra.

Untuk mencegah penularan Covid-19 pelaksanaan salat Idul Fitri di daerah yang tidak terkendali, dapat dilakukan di masjid dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Dikatakan Gusrizal salat berjamaah dilakukan sesuai tuntunan Rasulullah saw yaitu dengan merapatkan shaff, namun pelaksanaan kegiatan lainnya seperti dalam mendengarkan khutbah,
dilakukan dengan menjaga jarak serta memakai masker sesuai dengan protokol kesehatan.

Untuk mencegah berhimpunnya jamaah yang sangat banyak, maka pelaksanaan Salat
Idul Fitri di suatu daerah atau kenagarian yang tingkat wabahnya tidak terkendali, diharapkan tidak terfokus pada satu tempat saja.

Panitia penyelenggara diharapkan membentuk relawan yang dapat mengawasi penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Juga diharapkan menyediakan masker sebagai antisipasi jika ada jamaah yang terlupa membawa masker.

Sementara itu untuk ulama dan da’i yang bertugas menyampaikan khutbah agar memasukkan di
dalam do’a dan munajat kepada Allah swt, permohonan agar umat dan bangsa kita
senantiasa berada dalam keridhaan-Nya, diselamatkan dari fitnah wabah covid-19 dan
dilindungi dari segala marabahaya yang akan merusak kehidupan berbangsa dan
bernegara.

Untuk halal bi halal, reuni, open house dan juga kegiatan-kegiatan lainnya yang bersifat
keramaian MUI Sumbar mengharapkan masyarakat dapat menahan diri.

MUI Kabupaten Kota dapat mengeluarkan maklumat teknis terkait pelaksanaan ibadah berjamaah di masjid/surau/mushalla sesuai dengan kondisi penyebaran wabah Covid-19 di daerah masing-masing dan berkoordinasi dengan MUI Sumbar dan MUI Kabupaten/Kota lainnya yang terdekat, terkait dengan wilayah yang berada di perbatasan.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password