Ikuti Arahan Gubernur, Bukittinggi Tiadakan Salat Ied di Lapangan, Masjid dan Musalla

Ilustrasi

Covesia.com – Idul Fitri 144 hijriah tahun ini, pemerintah kota Bukittinggi, Sumbar, kembali meniadakan sholat eid di lapangan.

Sebagaimana yang diketahui, ini merupakan tahun kedua Bukittinggi tidak melaksanakan sholat idul fitri di karena masih dalam wabah pandemi Covid-19.

“Kemungkinan besar Bukittinggi tidak menggelar sholat eid di lapangan,” kata Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, Selasa (11/5/2021).

Ia mengatakan tahun-tahun sebelumnya Bukittinggi melaksanakan sholat idul fitri yang di pusatkan di lapangan kantin Bukittinggi dan sejumlah mesjid-mesjid yang ada di Kota itu.

“Ini karena Bukittinggi berada di zona orange kasus Covid-19. Jadi kebijakannya tidak ada sholat eid di lapangan,” sebutnya.

Hal demikian, sambung Marfendi, juga menindaklanjuti surat edaran gubernur Sumbar yang mana daerah dengan status zona orange dan merah tidak dibenarkan melaksanakan sholat idul fitri di lapangan.

Sedangkan untuk wilayah zona kuning diberikan kewenangan melaksanakan sholat idul fitri.

Sementara itu dari data Satgas Covid-19 Sumbar, hanya 4 wilayah di Sumbar yang berstatus zona kuning dan 15 daerah lainnya berstatus zona orange.

(deb)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password