10,2 Ton Beras Disalurkan untuk Bantu Korban Banjir Tapan

Bantuan 10,2 Ton beras untuk korban banjir, Ranah Ampek Hulu (Ranhul) Tapan. (Istimewa)

Covesia.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) kirimkan 10,2 ton beras untuk bantu korban banjir di Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Ranhul) Tapan, pada hari ini Rabu (12/5/2021).

Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar mengatakan, 10,2 ton bantuan beras yang dikirimkan untuk membantu korban banjir Tapan, diambil dari beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) daerah.

“Ya, saya sudah perintahkan kepala Dinas Pangan dan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas Sosial PP& PA) untuk segera mengirimkan bantuan beras tersebut, “ungkapnya pada Covesia.com.

Sesuai jumlah korban sebanyak 1.024 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir Tapan, kata Bupati, persedian beras dari Dinas Pangan sudah dikirimkan hari ini sebesar 6 ton.

“Pengiriman bantuan dikirimkan dua tahap pengiriman. Sekarang kita kirmkan dulu setengah, dan besok Kamis setengahnya lagi,”ucapnya.

Kendati demikian, lanjut Bupati, dengan dikirimkannya bantuan beras pada korban terdampak banjir. Diharapkan, bisa sedikit membantu untuk meringankan beban korban ditimpah musibah.

“Setidaknya, dengan bantuan beras itu bisa membantu kebutuhan korban dalam beberapa hari kedepan. Terutama, untuk persediaan dan persiapan korban yang sedang berpuasa. Karena, musibah ini datang dibulan ramadan, “harapnya.

Selain itu, lanjut Rusma Yul Anwar, pemerintah daerah kini sedang berjuan dan berupaya untuk mengatasi persoalan banjir di Tapan.

“Kita akan terus berjuang dalam upaya percepatan normalisasi Batang Tapan, yang selama ini menjadi polemik persoalan banjir Tapan. Kita akan terus mengupayakan dan mengatasi banjir di kecamatan Tapan. Berdasarkan, hasil koordinasi dengan Pemprov dan pemerintah pusat. Dan kita juga akan dorong pusat dan provinsi untuk segera mengerjakan Batang Tapan, “tutupnya.

Seperti diketahui, banjir kembali melanda 4 nagari di Kecamatan Tapan, terjadi pada Selasa (11/5/2021) sore sekitar pukul 18. 00 WIB.

Di mana akibat peristiwa banjir tersebut, terdapat sebanyak 1.024 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir, dan beberapa rumah warga dan fasilitas umum rusak parah.

Kemudian, berdasarkan catatan atau laporan dari pihak kecamatan, terdapat 4 nagari di Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Ranhul) Tapan terendam banjir, dengan jumlah KK terdampak sebanyak 1.024 KK.

Sedangkan, beberapa fasilitas umum yang rusak dan rumah warga ada sekitar 3 rusak berat, rumah hanyut terbawa arus ada 3 juga dan 11 unit fasilitas umum yang rusak.

(idy)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password