Korban Terakhir Longsor Tambang Emas di Solok Selatan Ditemukan

Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi terhadap satu korban terakhir yang ditemukan meningga dunia, Selasa malam (11/5/2021)(Foto: dok.basarnas)

Covesia.com – Sebanyak delapan warga meninggal dunia setelah satu korban yang dilakukan proses pencarian ditemukan pasca longsor tambang emas di Kimbahan Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, pada Senin (10/5/2021). Selain itu, ada sembilan warga lainnya yang mengalami luka-luka atas peristiwa tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Asnedi menyebutkan, korban atas nama Siman dapat ditemukan tadi malam sekitar pukul 20.00 WIB, setelah dua hari dilakukan pencarian sejak tertimbun material longsor, Senin kemarin.

“Setelah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Abai Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan,” ungkap Asnedi.

Sebelumnya berdasarkan laporan dari Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, Fikri, peristiwa tanah longsor di lokasi tambang emas tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas yang tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak Minggu (9/5) sore hingga Senin (10/5) dini hari.

“Usai mendapat laporan bencana tanah longsor tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Solok Selatan bersama unsur TNI, Polri dan masyarakat segera melakukan evakuasi para korban. Dalam hal ini, para korban telah dibawa dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuju Puskesmas Bidar Alam,” ungkap Fikri dalam keterangan persnya yang diterima, Selasa (11/5/2021).

Adapun menurut Fikri, kondisi medan pascalongsor menyulitkan giat evakuasi dari TKP menuju kendaraan pertolongan.

“Medan yang cukup sulit untuk evakuasi korban dari TKP ke mobil rescue,” terang Fikri.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password