Lewati Sungai Demi Mudik, Tiga Perantau Minang Hanyut di Batang Kapur 50 Kota

Tim SAR Limapuluh Kota saat melakukan persiapan pencarian, Rabu (12/5/2021)(Foto: dok.basarnas)

Covesia.com – Himbauan untuk tidak mudik oleh pemerintah dan penyekatan di batas Provinsi, tidak membuat niat para perantau surut untuk pulang kampung. Segala cara akan dilakukan untuk bisa mengelabui atau menghindari penyekatan. Bahkan empat orang perantau dari Riau nekat melewati jalur sungai Batang Kapur, Kabupaten Limapuluh Kota, untuk bisa mudik ke kampung halaman.

Namun, aksi nekat empat pemudik ini tidak begitu mulus. Perahu yang mereka tumpangi terbalik ditengah sungai Batang Kapur. Alhasil, tiga pemudik hanyut. Sedangkan satu pemudik yang selamat, langsung mencari pertolongan ke masyarakat.

Kepala Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra mengatakan pihaknya mendapat laporan adanya orang hanyut di Batang Kapur, Rabu (12/5/2021) dari petugas Damkar Kapur IX. Orang hanyut ini seluruhnya perantau dari Riau. Karena adanya penyekatan oleh polisi di Batas Sumbar-Riau di Tanjung Balik, Pangkalan Koto Baru, mereka berinisiatif untuk naik perahu di Kabupaten. Kampar Riau untuk masuk Sumbar. Namun, naas di tengah jalan perahu yang ditumpangi terbalik. Tiga orang dinyatakan hilang. Sedang kan satu orang selamat.

“Satu orang selamat ini mencari yang pertolongan ke masyarakat. Kemudian masyarakat memberitahu ke petugas Damkar,” kata Robi kepada Covesia.com, Rabu (12/5/2021).

Tiga korban hilang tersebut adalah Nofi Arisman (31), Fadil Irsandi (20) dan satu lagi belum diketahui identitasnya. sedangkan korban selamat adalah Raan Rahim (21). Sampai berita ini diturunkan petugas SAR tengah menuju lokasi di Kecamatan Kapur 9.

(agg) 

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password