Pemudik yang Hanyut di Batang Kapur IX 50 Kota Seluruhnya Asal Kota Payakumbuh

Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com – Tiga orang perantau Minang hanyut di Batang Kapur, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar,  Rabu (12/5/2021) siang. Perahu yang mereka tumpangi dari Kabupaten Kampar, Riau terbalik. Satu orang atas nama Rahman Rahim (21) selamat. 

Ketiga perantau yang hanyut ini, seluruhnya berasal dari Kota Payakumbuh. Tepatnya asal Kelurahan aua Kuniang. Mereka sebelumnya merantau ke Duri. Karena terjadi penyekatan oleh petugas di Perbatasan Sumbar – Riau di Nagari Tanjuang Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, perantau ini memilih jalur sungai untuk masuk ke Sumbar. 

“Mereka dari Duri, hendak mudik ke Payakumbuh. Dari Duri mereka ada 4 orang, dan menumpangi boat berempat. Saat boat terbalik, satu selamat dan tiga hanyut,” kata Walinagari Muaro Paiti, Marsis.

Dikatakannya, dari keterangan seorang yang selamat, mereka hendak pulang kampung ke Aua Kuniang Payakumbuh. Nekad menumpangi boat untuk menghindari petugas di kawasan perbatasan Sumbar-Riau.

“Mereka nekat pulang kampung dengan cara melintasi sungai untuk menghindari petugas perbatasan,” ucapnya lagi.

Tiga warga yang hilang itu, yakni Nofi (31), Fadli (20) dan satu belum diketahui identitasnya. Perahu yang ditumpangi tersebut, terbalik di sungai Batang Kapur, daerah Taluak Subanio, Nagari Muaro Paiti, Kapur IX. Saat menyeberangi sungai, aliran Batang Kapur sedang naik. 

“Sekarang air sedang naik, Mungkin sebentar lagi hujan,” ucap Walinagari

Sementara, Kepala Pos SAR Limapuluh Kota Robby Syahputra mengatakan sudah bergerak menuju lokasi untuk upaya penyelamatan. Satu perahu karet dikerahkan dan beberapa peralatan pencarian dibawa tim SAR untuk mencari tiga pemudik yang hilang tersebut.

(agg) 

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password