Kejari Payakumbuh Tangkap Buronan Dugaan Kasus Korupsi Perluasan Kawasan Gambir di 50 Kota

Covesia.com – Setelah ditetapkan aebagai buronan tahun 2009, Kejaksaan Negeri Payakumbuh berhasil menangkap Akhiyar (57) di rumahnya di nagari Lubuk Alai, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota. Akhiyar adalah DPO yang terlibat kasus dugaan korupsi perluasan kawasan Gambir di Limapuluh Kota yang merugikan negara sebesar miliaran rupiah. 

“Alhamdulillah, kami berhasil mengamankan salah satu DPO dugaan kasus korupsi perluasan kawasan Gambir tahun 2009. Yang bersangkutan di tangkap di salah satu kawasan di rumahnya di Lubuk Alai, Selasa (11/5/2021),” sebut Kasi Pidsus Kejari Payakumbuh, Satria Lerino kepada Covesia.com, Rabu (12/5/2021).

Akhyar masuk DPO sejak ditetapkan tersangka oleh jaksa pada 2009. Saat itu, Akhyar berperan sebagai ketua Kelompok Tani Tuah Sakato.

Kini, tersangka Akhyar baru sampai di Kantor Kejaksaan Negeri Payakumbuh. Sebelum digiring ke Payakumbuh, tersangka juga sempat diperiksa penyidik di Kejaksaan Negeri Cabang Pangkalan. 

“Yang bersangkutan ditangkap tanpa perlawanan saat memandikan cucunya sekitar pukul 21.30 WIB,” kata Satria.

Selama belasan tahun, Akhiyar bersembunyi di perumahan Mutiara, Sebelum masuk Kota Pekanbaru, tepatnya di Kabupaten Kampar, Riau. Pada 5 Mei 2021, buronan ini pulang ke kampung halaman di Lubuk Alai. Saat pulang kampung inilah, keberadaan Akhiyar tercium dan langsung dilakukan pengintaian. 

Untuk penyidikan lebih lanjut, Akhiyar sudah diamankan di sel Kejaksaan Negeri Payakumbuh.

(agg)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password