Aksi Rampok Viral di Medsos, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Pelaku beserta barang bukti gelang emas yang berhasil diamankan di Polsek Kinali, Sabtu (29/5/2021)(Foto: Covesia/ Istimewa)

Covesia.com – Massa berhasil meringkus seorang tersangka yang nekat merampok rumah warga yang merupakan keluarganya sendiri di daerah Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar.

Aksi pelaku ini juga viral di sejumlah akun medsos Instagram, yang mana pelaku menggunakan kain ala Ninja untuk menutupi wajahnya, dan merampas sejumlah perhiasan milik korban.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Sugeng Heriyadi melalui Kapolsek Kinali, AKP Defrizal menyebutkan tersangka berhasil diringkus massa hingga babak belur di daerah Katiagan Jorong Katiagan Kenagarian Kinali Kecamatan Kinali sekitar pukul 02.30 WIB, Sabtu (29/5/2021) dini hari tadi.

“Tersangka diketahui berinisial IG (25) warga Katiagan Jorong Katiagan Kenagarian Kinali Kecamatan Kinali, Pasaman Barat,” terang Kapolres Pasaman Barat, AKBP Sugeng Heriyadi melalui Kapolsek Kinali, AKP Defrizal pagi ini.

Peristiwa tersebut kata AKP Defrizal berawal dari tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan tersangka di rumah korban daerah Katiagan Jorong Katiagan Kenagarian Kinali Kecamatan Kinali sekitar pukul 21.30 WIB, Jumat (28/5/2021) kemarin.

“Kejadian berawal pada waktu itu korban sedang memberi makan anak korban. Kemudian datang tersangka dengan wajah tertutup dengan kain sarung (seperti ninja) serta membawa pisau lalu mengambil barang emas milik korban berupa dua gelang emas dan satu cincin emas,” katanya.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian lebih kurang Rp26 Juta.

“Mendapati laporan dari korban, masyarakat Mandiangin memburu dan tertangkap tangan oleh masyarakat Mandiangin hingga babak belur. Kemudian menanggapi laporan tersebut, unit Reskrim polsek Kinali langsung meluncur ke TKP dan langsung mengamankan Tersangka tersebut,” katanya.

Selanjutnya tersangka beserta barang bukti berupa satu buah gelang emas di amankan di polsek Kinali guna untuk proses hukum lebih lanjut.

“Tersangka melanggar Pasal 365 Ayat 1 ke 1 e KUHP tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara,” tutupnya.

(hri)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password