- Advertisement -
HomeArchipellagoPeran IPEMI Agam dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

Peran IPEMI Agam dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

Covesia.com – Sebagai ketua yang baru saja ditunjuk, Eliana merasa tertarik bergabung di organisasi Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Eliana yang biasa bergerak sendiri membantu masyarakat dan pelaku usaha lainnya, tertarik bergabung dalam organisasi yang dipimpin Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni itu.

Tujuannya bergabung di IPEMI membantu pelaku usaha mikro maupun makro. Dengan harapan mereka bisa bergerak dan bernafas kembali di tengah wabah pandemi Covid-19 ini.

“Virus ini benar-benar menghantam perekonomian kami para pelaku usaha,” ucap Eliana, Owner Green House Lezatta dan Merapi Agung Sejati, Minggu (6/6/2021).

Menurutnya pelaku usaha itu perlu pendampingan. Untuk itu, sebagai Ketua IPEMI Agam, Eliana langsung membuat gebrakkan berdiskusi dengan pihak bank meminta memberikan pendampingan.

Inti dari diskusi tersebut kata Eliana adalah pendampingan pemberian bantuan pinjaman tanpa jaminan kepada anggota IPEMI Agam. Itu semua dilakukan Eliana demi meningkatkan ekonomi para anggotanya yang terpuruk tadi akibat pandemi Covid-19.

“Gebrakan IPEMI harus nyata hasilnya di tengah-tengah masyarakat. Jangan hanya organisasi, kumpul-kumpul saja, tapi tidak ada dampaknya terhadap masyarakat,” jelas Eliana, yang sudah terbiasa bergerak sendiri membantu masyarakat melalui bakti sosialnya.

Untuk itu ia berharap kepada Lisda Hendrajoni yang terpilih kembali sebagai Ketua IPEMI Sumbar bisa memperhatikan nasib masyarakat dan pelaku usaha lainnya.

Dikatakannya, apalagi sekarang Lisda Hendrajoni menjabat sebagai anggota DPR Ri, bisa menjadi perpanjangan tangan rakyat kepada pemerintah.

Untuk dibantu mereka melalui organisasi IPEMI ini. Terutama ibu-ibu rumah tangga pejuang ekonomi bagi keluarga.

“Selama tiga bulan dua minggu, kami melakukan bakti sosial seperti pembagian masker dan sembako ke rumah sakit dan masyarakat. Kemudian bekerjasama dengan petugas kebersihan dan PMI melakukan penyemprotan masssal dikeramaian seperti pasar di Bukittinggi dan Agam,” jelas Els yang juga melakukan pembenahan di Green House yang telah dirintisnya dari nol itu.

“Karyawan ada yang kami rumahkan dan ada pula yang dialihtugaskan bercocok tanam sayuran, bawang dan cabai, budidaya belut dan lele,” kata dia.

Els berharap, wabah ini cepat berakhir. Agar kunjungan wisatan ke Sumatera Barat meningkat. Kalau sekarang, anjlok sekali kunjungan wisatawan. Jika objek wisata tutup, efeknya besar sekali. Salah satunya pedagang menjadi sepi. Alhasil, perekonomian menurun.

“Dan, demi membangkitkan perekonomian masyarakat, mari kita tetap patuhi protokol kesehatan 5 M, seperti mulai dari memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di tengah masyarakat,” pungkasnya.

(don)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya