- Advertisement -
HomeArchipellagoNelayan Hilang di Muaro Surantih-Pessel Belum Ditemukan, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian

Nelayan Hilang di Muaro Surantih-Pessel Belum Ditemukan, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian

Covesia.com – Seorang nelayan dilaporkan hilang karena dihantam gelombang saat masuk muara di Pantai Muaro Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) belum juga ditemukan, tim gabungan masih terus melakukan pencarian.

Kasi Kedaruratan BPBD Pessel, Husnul Karim mengatakan, korban yang dilaporkan hilang di Muara Surantih belum ditemukan sampai sekarang.

Kini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas Padang, dan TNI/Polri serta nelayan setempat masih melakukan pencarian.

“Sampai siang ini upaya pencarian korban belum membuahkan hasil, dan kini tim terus melakukan pencarian dengan menyisiri lokasi pertama korban dilaporkan hilang,”katanya pada Covesia.com Senin (14/6/2021).

Ia menerangkan, untuk proses pencarian korban pihaknya bersama Basarnas menurunkan dua aramada perahu karet dengan jumlah personil sebanyak 10 orang.

“Satu perahu karet dari kita BPBD dan satu lagi dari Basarnas, dan kita juga dibantu masyarakat setempat, dengan menggunakan perahu nelayan,”terangnya.

Lanjutnya, sesuai prosedur BPBD proses pencarian akan terus dilanjutkan hingga empat hari kedepan. Jika seandainya, korban tidak juga kunjung ditemukan.

Sementara kalau dari Basarnas sesuai prosedur dari Basarnas, proses pencarian dilakukan selama tujuh hari kedepan.

“Muda-mudahan cepat ditemukan. Untuk kendala sejau ini belum ada, begitupun kondisi cuaca cukup baik hari ini,”tutupnya.

Sebelumnya diberitakan Covesia.com, seorang nelayan bernama Roben (64) warga Cimpu, Kenagarian Surantih dilaporkan hilang karena dihantam gelombang saat masuk muara di Pantai Muaro Surantih, Kecamatan Sutera pada Minggu (13/6) kemaren sekitar pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan informasi dari nelayan setempat, Irwan (29) menyebutkan, perahu atau sampan boleng korban terbalik dihantam gelombang di pintu muara, ketika korban hendak masuk pulang dari melaut.

Seterusnya, diceritakan Irwan, sebelum korban hilang, para nelayan yang juga sama masuk kedalam muara sempat melihat perhu korban terbalik dan berusaha menolong korban. Tapi, korban tidak sempat terselamatkan karena dihantam gelombang lagi.

“Sempat diselamatkan oleh nelayan lain, dan juga sempat memegang tangan korban. Tapi, karena dihantam gelombang tangan korban terlepas dan korban hilang tidak terlihat lagi,”ucapnya.

Kemudian, saat ini para nelayan masih melakukan pencarian korban. Namun, sampai sekarang belum juga ditemukan.

“Sekarang para nelayan masih melakukan pencarian dengan menyisiri sekitaran pantai dekat muara. Tapi, belum ditemukan,”kata Irwan.

(ind)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya