- Advertisement -
HomeArchipellagoTengah Bungkus Paket Sabu, Pasutri dan Seorang Pengedar di Bukittinggi Diciduk Polisi

Tengah Bungkus Paket Sabu, Pasutri dan Seorang Pengedar di Bukittinggi Diciduk Polisi

Covesia.com – Pasangan suami istri berinisial SB (37) dan IS (43) diciduk satuan reserse dan narkoba Polres Bukittinggi, Polda Sumbar, ketika sedang membungkus paket-paket sabu di rumahnya.

Penangkapan dan penggeledahan tersangka dipimpin langsung oleh waka Polres Bukittinggi Kompol. Sukur Hendri Saputra di rumah tersangka di jalan Syekh Ibrahim Musa Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah, Kec. Guguak Panjang Kota Bukittinggi, pada Sabtu (12/6/2021) lalu.

Dari hasil penggeledahan tim berhasil menemukan 28 paket kecil dan 3 paket sedang narkotika yang diduga jenis sabu.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa penangkapan yang dilakukan tim opsnal Sat Narkoba Polres Bukittinggi.

“Penangkapan pasang suami istri SB dan IS ini berawal dari informasi masyarakat dan penyelidikan tim dilapangan,” kata Kapolres, Senin (14/6/2021).

Ia mengatakan dari penangkapan dan penggeledahan di rumah tersangka selain barang bukti.berupa 28 (dua puluh delapan) paket kecil narkotika diduga jenis sabu, 3 (tiga) paket sedang narkotika diduga jenis sabu juga ditemukan 1 (satu) buah tas emas kotak-kotak, 1 (satu) unit hp merk samsung lipat warna putih, 1 (satu) unit hp merk samsung lipat warna hitam, uang tunai sejumlah Rp.1.400.000 (satu juta empat ratus ribu rupiah), 1 (satu) buah alat hisap bong berserta pirek, 1 (satu) unit timbangan digital, 1 (satu) kotak rokok U-Mild.

Selanjutnya Kasat Narkoba AKP. Aleyxi langsung melakuakan pengbangan dari kedua pasutri tersebut dan berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial F (50) di dalam sebuah rumah Jorong Baruah Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam.

“Dari penangkapan dan penggeledahan di rumah F tersebut tim menyita berupa 1 (satu) paket sedang narkotika diduga jenis sabu yang terbungkus plastik klip warna bening, 1 (satu) buah celana warna abu-abu, 1 (satu) unit timbangan digital, uang tunai sejumlah Rp.5.000.000 (lima juta rupiah), 1 (satu) unit hp merk vivo warna biru muda, 1 (satu) helai celana jeans warna biru merk levis,” jelas Kasat Narkoba.

Ia menambahkan ketiga tersangka saat ini telah diamankan di Polres Bukittinggi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Atas perbuatannya ketiga tetsangka dijerat pasal 114 jo 112 Undang-undang No. 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun penjara,” tutupnya.

(deb)

- Advertisement -


- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
Berita Terkait