- Advertisement -
HomeArchipellagoHingga Mei, Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping Realisasikan KUR Rp27,4 Miliar

Hingga Mei, Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping Realisasikan KUR Rp27,4 Miliar


Covesia.com – Bank Nagari Cabang Lubuksikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat mencatat sudah merealisasikan dana pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekitar Rp27,4 miliar.

Pimpinan Cabang Bank Nagari Lubuk Sikaping, Henry Suhairi mengatakan jumlah realisasi KUR tersebut dihitung dengan pencairan periode Januari-Mei 2021 ini.

“Total pencairan dana KUR selama tahun 2021 ini di Bank Nagari Cabang Lubuksikaping berjumlah Rp27,4 Miliar,” terang Pimpinan Cabang Bank Nagari Lubuk Sikaping, Henry Suhairi, Rabu (16/6/2021).

Henry Suhairi merinci dari total realisasi KUR itu untuk kategori KUR Kecil sebesar Rp25,3 Miliar yang disalurkan kepada 147 nasabah dengan pencapaian 60,55 persen.

“Untuk KUR Mikro sebesar Rp1,9 Miliar yang disalurkan kepada 72 nasabah dengan pencapaian 89 persen. Kemudian kategori KUR super mikro 104 Juta yang disalurkan kepada 11 nasabah dengan pencapaian 34,6 persen,” tambahnya.

Henry Suhairi menyampaikan bahwa pada umumnya nasabah KUR yang banyak di Pasaman merupakan pelaku UMKM, baik sektor pertanian, industri, perdagangan dan Jasa.

“Kehadiran program KUR ini sendiri merupakan salah satu upaya Bank Nagari membantu pelaku usaha masyarakat yang ada dalam mengembangkan usahanya dengan suku bunga yang kecil,” katanya.

Saat ini kata dia ada tiga macam KUR yang direalisasikan oleh Bank Nagari yaitu KUR kecil dengan pinjaman Rp50 juta sampai Rp500 juta, KUR mikro dengan pinjaman mulai Rp10 juta sampai Rp50 juta dan KUR super mikro pinjaman maksimal Rp10 juta.

“Kita juga memberikan kemudahan-kemudahan dalam pengurusannya, diantaranya, persyaratan yang mudah, bunga ringan, dan proses yang cepat. Kami juga memberikan relaksasi pembayaran angsuran sesuai kemampuan nasabah di tengah pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Pihaknya lewat program KUR ini  bertujuan untuk membantu Nasabah dalam pengembangan usaha khususnya UMKM dan Memberikan kontribusi dalam pemulihan ekonomi dampak covid-19 khususnya bagi nasabah yang usahanya terdampak covid.

“Semoga dengan adanya kemudahan-kemudahan ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Kemudian masyarakat semakin meningkat kesejahteraannya,” tutupnya.

(hri)

- Advertisement -


- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
Berita Terkait