- Advertisement -
HomeArchipellagoSoal Penipuan Catut Nama Kapolres Pessel, Wali Nagari Akui Ditelepon Pelaku Penipuan

Soal Penipuan Catut Nama Kapolres Pessel, Wali Nagari Akui Ditelepon Pelaku Penipuan

Covesia.com – Wali Nagari Rawang Gunuang Malelo Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) mengakui dirinya ditelepon nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai Kapolres AKBP. Sri Wibowo.

“Benar saya ditelepon oleh nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai Kapolres Pessel, dia meminta ingin bicara sama pihak keluarga yang terjerat kasus perjudian online,” sebut Aprizal Wali Nagari Rawang Gunuang Malelo Surantih kepada Covesia.com, Jumat (15/6/2021).

Diceritakannya, pelaku penipuan menelepon ketika dirinya sedang melayat ke rumah keluarga meninggal masyarakat setempat.

“Saya ditelepon saat di tempat orang meninggal, dan pelaku penipuan meminta ingin bicara dengan pihak keluarga. Lalu saya sampaikan ke pihak keluarga korban,” katanya.

Kemudian, setelah dirinya menyampaikan ada telepon dari Kapolres Pessel ke pihak keluarga. Dia mengaku tidak tahu lagi bembicaraan mereka dengan pelaku penipuan.

“Saya tidak tau, kalau nomor itu pelaku penipuan dan ada negosiasi dengan pihak keluarga korban. Terkait negosiasi kasus dengan iming-iming dilepaskan dari jeratan perkara kasus perjudian online,” ucap Aprizal.

Lanjutnya, ia baru mengetahui kalau korban tertipu dengan mentransfer uang sebesar Rp2.750.000 kepada orang yang mencatut nama Kapolres dari keluarga korban yang lain.

“Saya tidak tahu kalau korban mentransfer uang. Karena, usai saya memberi nomor telepon ke pihak keluarga, mereka lagi yang berbicara dengan pelaku. Ternyata, mereka ditipu oleh nomor tersebut, dan saya baru tau kalau mereka sudah mentransfer uang,” Wali Nagari Aprizal menceritakan.

Sebelumnya diberitakan, pihak keluarga yang terjerat kasus judi online di Rawang Gunuang Malelo, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) tertipu sebesar Rp2.750.000 oleh pelaku yang mencatut nama Kapolres setempat AKBP. Sri Wibowo, pada 2 Juni 2021 lalu.

Menurut informasi yang diterima korban RL, sebelum ia tertipu Rp2.750.000 dengan iming-iming adiknya yang terjerat kasus judi online bisa dibebaskan dengan cara damai membayar Rp3 juta rupiah.

“Caranya, saya disuruh mentransfer uang Rp2.750.000 ke nomor rekening 018481056973586 atas nama Harisma Priwilasari, dan Rp2.500.00 di amplopkan,”sebutnya pada Covesia.com Kamis (17/6/2021).

Ia menceritakan, sebelum ia tertipu dengan iming-iming bisa membebaskan adiknya yang lagi terjerat kasus judi online. Pertama, plaku penipuan menelpon Wali Nagari Rawang Gunung Malelo, dan menyampaikan bahwa dia dari Kapolres Pessel, AKBP Sri Wibowo.

Sementara itu, Kapolres Pessel, AKBP Sri Wibowo ketika dikonfirmasi Covesia.com membenarkan, bawah salah seorang warga di Pessel tertipu dengan iming-iming kasusnya bisa selesai dengan membayar uang sebesar Rp2.750.000.

“Saya dan kami pihak kepolisian dari Polres Pessel tidak pernah meminta uang, dan itu memang asli penipuan yang mencatut nama saya,” kata Kapolres.

Ia menjelaskan, berdasarkan rekaman telepon yang didapatkan oleh pihaknya, pelaku penipuan mengaku sebagai dirinya Kapolres Pessel, dan meminta uang pada salah seorang keluarga korban perkara 303 judi togel di wilayah hukum Polsek Sutera.

“Sangat jelas dari rekaman itu, bahwa itu merupakan modus penipuan mengaku-ngaku sebagai saya Kapolres Pessel,” ujarnya.

(idy/rdk)

- Advertisement -


- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
Berita Terkait