- Advertisement -
BerandaArchipellagoTenggelam Saat Mandi-mandi di Pantai, Dua Orang Kakak Beradik di Padang Pariaman...

Tenggelam Saat Mandi-mandi di Pantai, Dua Orang Kakak Beradik di Padang Pariaman Ditemukan Tak Bernyawa

- Advertisement -

Covesia.com – Mandi-mandi di pinggir pantai Tiram, Kecamatan Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), dua orang bocah berjenis kelamin laki-laki yang merupakan kakak beradik di laporkan tenggelam.

Hal itu dibenarkan oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang Pariaman, Edison pada Kamis (24/6/2021).

“Iya, kejadian itu terjadi pada siang tadi dan kedua korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” sebut Edison.

Lanjut Edison, kedua korban itu atas nama Muhammad Farel (10) dan Andre Pratama (7,5), mereka ini merupakan pelajar yaitu warga Korong Pilubang Sikabu, Nagari Kataping, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman.

Kronologis kejadiannya, saat itu kedua korban sedang mandi-mandi di tepi pantai di belakang tempat orang tua mereka berjualan sekira pukul 10.00 WIB, dan sekira pukul 10.30 WIB korban atas nama Muhammad Farel ditemukan oleh orang tuanya sudah berada di bibir pantai dalam keadaan tidak sadarkan diri namun masih terasa detak jantungnya dan di bawa ke Puskesmas Ketaping, namun sampai di puskesmas korban tersebut, dinyatakan sudah tidak bernyawa lagi.

Sedangkan korban Andre Pratama, tidak terlihat lagi mandi-mandi di sekitar tepi pantai tersebut. 

Namun kata Edison, berselang lebih kurang 3 jam kemudian sekira pukul 13.30 WIB dengan bantuan tim BPBD Padang Pariaman yang berjumlah lebih kurang 10 orang dengan menggunakan satu unit perahu karet serta didampingi oleh Personil Polsek Nan Sabaris serta Polairud Padang Pariaman, yang mencoba mencari keberadaan di sekitaran pantai Tiram Tapakis yakni tempat mereka berdua mandi, lalu ditemukan lagi korban kedua atas nama Andre Pratama di dekat lokasi mereka berenang sebelumnya dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

“Korban keduapun dibawa ke Puskesmas Tiram Tapakih oleh pihak keluarga menggunakan mobil BPBD, dan menurut keterangan pihak puskesmas korban sudah tidak bernyawa lagi,” katanya. 

(pri)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya
- Advertisement -