BerandaArchipellagoPolisi Masih Buru Izet, Pemalak Sopir Truk di PT Semen Padang

Polisi Masih Buru Izet, Pemalak Sopir Truk di PT Semen Padang

- Advertisement -

Covesia.com -Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang melalui Polsek Lubuk Kilangan masih terus memburu Izet, terduga pemalak sopir truk di area PT Semen Padang.

Kapolsek Lubuk Kilangan (Luki), AKP Lija Nesmon mengatakan pencarian terhadap pelaku sudah dilakukan sejak hari Sabtu (10/7/2021) hingga har ini.

“Pencarian terhadap pelaku masih belum membuahkan hasil. Pelaku menghilang usai kejadian. Tim Opsnal sudah melakukan pencarian sejak tadi malam hingga saat ini belum ditemukan,” terang Kapolsek Lubuk Kilangan (Luki), AKP Lija Nesmon, Minggu (11/7/2021).

AKP Lija Nesmon membenarkan pemalakan dan pemukulan terhadap sopir truk terjadi di area PT Semen Padang. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (10/7) siang kemarin.

Sebebagaimana diberitakan sebelumnya, sebuah video pemalakan hingga berujung aksi pemukulan dialami seorang sopir truk, viral di sejumlah media sosial.

Salah satunya video pemalakan itu diposting akun Facebook bernama ‘Yogi Bomex’s’ sudah dibagikan sebanyak 2.382 kali, ditonton 816 orang, dan dibanjiri ratusan komentar nitizen.

Video pemalakan yang berdurasi 4 menit 37 detik itu dialami supir truk di area PPI Indarung PT Semen Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/7/2021) kemarin.

Dalam video, tampak seorang pria diduga preman memakai kemeja warna dongker berpadu kaos putih berdiri di pintu kemudi. Pria tersebut langsung mengeluarkan kata-kata kotor bahasa Minang, kemudian juga memukul sopir. Sang sopir juga sempat menanyakan apa permasalahan yang terjadi.

“Ndak ado urang yang ndak amuah agiah pitih ka den di siko dek ang (tidak ada orang yang tidak mau memberi uang ke saya di sini, jelas kamu) ,” kata preman kepada sopir truk dengan nada keras di dalam video tersebut.

Si sopir di dalam video sempat memohon dan menjelaskan bahwa uang yang tersisa hanya untuk pegangan jalan ke Pekanbaru.

Preman itu malah kembali mengeluarkan kata-kata kotor. Sang sopir juga kembali mendapatkan tamparan dan baju ditarik untuk diminta turun dari kemudi. Si preman mengaku meminta uang untuk membeli minuman keras.

Si Preman tersebut juga menyebutkan nama panggilan Izet yang sudah diketahui semua kalangan didaerah setempat.

“Sado supir-supir tu tau jo den mah, iko nan Izet tu, polisi tau jo den mah. Masalah e namo Izet paling banyak urang nan tau (semua supir-supir tau dengan saya. Ini yang Izet itu, Polisi juga tau dengan saya. Masalahnya nama Izet paling banyak diketahui orang),” katanya.

Akhirnya sang supir truk menyerahkan uang Rp20 ribu kepada si preman yang mengaku Izet tersebut.

(hri)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya
- Advertisement -