Kota Pariaman Ditetapkan Sebagai 50 Kota Smart City di Indonesia Tahun 2022

Kota Pariaman Ditetapkan Sebagai 50 Kota Smart City di Indonesia Tahun 2022

Covesia.com - Kota Pariaman, Sumatera Barat kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, hal ini dibuktikan dengan dipilih dan ditetapkannya Kota Pariaman sebagai salah satu kota Smart City di Indonesia oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika RI.

Penetapan Kota Pariaman sebagai Smart City ini, berdasarkan surat dari Kementrian Kominfo, Nomor : B-003/DJAI/AI.01.04/01/2022, tertanggal 3 Januari 2022. Didalam surat tersebut dijelaskan bahwa berdasarkan Hasil Asesmen oleh Kementrian Kominfo tahun 2021, Kota Pariaman dipilih menjadi salah satu kota di Indonesia yang akan mendapat pendampingan dalam menyusun masterplan Smart City dari Kementrian Kominfo dalam rangka Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas Indonesia (Smart City ).

“Kita mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Direktorat Jendral Aplikasi Informatika Kementrian Kominfo RI, yang telah memilih dan menetapkan Kota Pariaman menjadi kota yang akan mendapat pendampingan penyusunan masterplan Smart City tahun 2022,”  ujar Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman, Adi Junaidi, ketika memberikan keterangan tentang hal tersebut, Senin siang (17/1).

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa dengan adanya masterplan ini, natinya akan memudahkan dan tersedianya pedoman kita dalam rangka mewujudkan Smart  City untuk kesejahteraan masyarakat di Kota Pariaman, ulasnya.

“Bersama dengan Bappeda Kota Pariaman kita akan segera menindaklanjuti surat ini, untuk sekaligus akan menyiapkan MOU antara Kota Pariaman dengan Kementrian Kominfo untuk penyelenggaraan kegiatan tersebut” , tuturnya.

Adi Junaidi juga mengungkapkan hampir semua lini kehidupan saat ini tak bisa terlepas dari penggunaan teknologi informasi. Munculnya percepatan pertukaran informasi, peningkatan tuntutan layanan publik yang lebih efisien, keterbukaan penyelenggaraan pemerintahan mendorong penerapan konsep smart city, guna menjawab tantangan tersebut.

“Dengan masterplan ini, kinerja kita bisa diukur dan implentasi Smart Citynya akan mudah dilihat, sehingga penerapanya kedepan, dapat dilaksanakan dengan baik, yang akan menghasilkan Masterplan yang betul-betul bermanfaat bagi masyarakat dan birokrasi pemerintahan,” tutupnya. 

(rls)

Berita Terkait

Baca Juga