- Advertisement -
HomeArchipellagoPsikolog Sarankan Keluarga Izet Sementara Tidak Mengakses Media Sosial

Psikolog Sarankan Keluarga Izet Sementara Tidak Mengakses Media Sosial

Covesia.com – Aksi pemalakan yang dilakukan Izet, preman di PT Semen Padang kepada salah seorang supir truk mencuri perhatian banyak warganet. Tak ayal beberapa dari mereka membuat meme dan parodi yang viral di media sosial.

Menyikapi hal tersebut psikolog Universitas Negeri Padang, Nurmina menilai hal tersebut tentu akan berdampak pada keluarga Izet yakni istri dan anak pelaku.

“Yang salah sendiri, tapi berdampak bagi keluarganya, tentu keluarganya merasa dapat hukuman dari perilaku Izet tersebut. Merasa dipojokkan dan merasa malu,” ungkap Nurmina saat dihubungi Covesia.com, Kamis (15/7/2021).

Nurmina menyarankan untuk keluarga Izet sebaiknya tidak mengakses media sosial dulu untuk sementara. “Tenangkan diri dulu, kalaupun tetap mau buka medsos jangan dibaca komentarnya jangan dibalas,” jelasnya.

Parodi dan berbagai macam meme tersebut adalah sebab masyarakat juga sedang stres dan meluapkan emosi dengan cara seperti demikian tanpa memikirkan bagaimana perasaan keluarga Izet.

“Tentu istri dan anaknya tidak siap menghadapi itu, ada rasa malu, takut dipojokkan padahal mereka tak tau apapun.
Yang terjadi ada timbal baliknya, kalau orang tua sakit anaknya tentu ikut merasakan sakit begitu juga sebaliknya,” ujarnya.

Lebih lanjut psikolog dari UNP ini mengatakan bahwa suatu hal yang viral biasanya tak bertahan lama. Jadi untuk beberapa waktu tidak usah akses media sosial biar bisa tenang.

“Nanti juga hilang dan digantikan oleh satuhal viral lainnya,” ungkap Nurmina.

Tak hanya itu, Nurmina juga mengatakan lingkungan Izet tentunya akan berpengaruh terhadap keluarganya. Mari support istri dan anaknya yang mungkin tak tau ayah dan suami mereka melakukan hal yang kurang terpuji.

Namun ini, kata Nurmina bisa dijadikan pelajaran ke depannya oleh pelaku dan siapapun yang berniat berbuat hal demikian. “Karena yang menanggung perbuatan kita tidak diri sendiri tapi juga keluarga,” tukasnya.

(lia)

- Advertisement -


- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
Berita Terkait