- Advertisement -
BerandaArchipellagoPemkab Pessel Siapkan Rusunawa Painan untuk Rawatan dan Isolasi Pasien Covid-19

Pemkab Pessel Siapkan Rusunawa Painan untuk Rawatan dan Isolasi Pasien Covid-19

- Advertisement -

Covesia.com – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) bakal menyiapkan Rusunawa Painan untuk rawatan dan isolasi pasien positif Covid-19 di daerah tersebut. Hal itu, dilakukan karena penuhnya ruang rawatan dan isolasi di RSUD M.Zein Painan. 

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah mengatakan, persiapan Rusunawa direncanakan menyikapi persoalan tidak adanya ruangan rawat di RSUD M.Zein lagi bagi pasien Covid-19. 

“Rusunawa kita siapkan sebagai bentuk antisipasi kita apabila kasus positif masih terus bertambah di Pessel. Apalagi, saat ini ruang rawatan dan isolasi di RSUD sudah penuh,”katanya pada awak media saat melakukan sidak ke RSUD M.Zein Painan. 

Untuk persiapan Rusunawa sebagai ruang rawatan dan isolasi bagi pasien Covid-19, terang Wakil Bupati, pemerintah menyiapkan sebanyak 25 tempat tidur di Rusunawa Painan. 

“Rencana sesuai kebutuhan Rusunawa sudah kita siapkan mulai dari lantai 1,2 dan 3 beberapa minggu kedepan,” terangnya. 

Selain di Rusunawa, lanjutnya, di RSUD M.Zein direncanakan juga akan ada penambahan tempat tidur bagi pasien Covid-19. 

“RSUD M.Zein nantinya juga ditambah sekitar 18-25 tempat tidur. Sehingga, sanggup menampung pasien sampai 30 orang,” ujarnya. 

Kemudian, tambah Rudi, untuk stok vaksin di Pesisir Selatan, saat ini sudah berkurang dan Pesisir Selatan membutuhkan penambahan vaksin. 

Sebab, diketahui, stok vaksin yang ada di RSUD M.Zein sekarang sudah habis. Sementara di Dinas Kesehatan stoknya cuman tinggal sedikit. 

“Kita usulkan penambahan vaksin sebanyak 500 lagi. Itu kita minta ke kabupaten/kota yang masih memiliki stok banyak,” tutupnya. 

Sementara itu, berdasarkan data terakhir dari catatan data penanganan Covid-19 di Pesisir Selatan, angka orang yang terpapar Covid-19 seluruhnya berjumlah 2.222 orang. 

Sedangkan yang dinyatakan sembuh totalnya berjumlah sebanyak 1.866 orang, dan kasus meninggal berjumlah 71 orang, dan masih dirawat dan diisolasi ada sebanyak 285 orang.

(ind) 

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya
- Advertisement -