- Advertisement -
HomeArchipellagoAplikasi OSS DPMPTSP Pasaman Dinilai Tepat Guna Layani Perizinan Usaha

Aplikasi OSS DPMPTSP Pasaman Dinilai Tepat Guna Layani Perizinan Usaha

Covesia.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pasaman mengelar bimbingan teknis tata cara pengoperasian aplikasi Online Single Submission (OSS) tahun 2021 bertempat di Aula Arumas Hotel Lubuk Sikaping, Kamis (22/7/2021).

Sosialisasi ini diikuti 50 orang peserta diantaranya, Gapensi, Hipmi, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, ARO, PWI, IWO, Penggiat Pariwisata, serta Forum UMKM Pasaman.

Bupati Pasaman, Benny Utama diwakili Asisten III Administrasi Umum, Djoko Rifanto dalam sambutannya menilai perizinan melalui OSS ini sangat tepat dalam melayani kepentingan masyarakat.

“OSS ini mempermudah proses perizinan sesuai dengan tuntutan dunia usaha, pekembangan teknologi serta persaingan global guna mendukung investasi yang berkelanjutan,” kata Bupati.

OSS lanjut Bupati merupakan mekanisme perizinan usaha berusaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS atas nama Menteri, Pimpinan Lembaga, Gubernur, Wali Kota hingga Bupati kepada para pelaku usaha.

“Perizinan dilakukan secara elektronik yang terintegrasi, dengan payung hukumnya berupa Peraturan Pemerintah nomor 24 tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik,” terangnya.

Dengan sistem ini membuat proses perizinan menjadi lebih mudah dikarenakan menggunakan satu portal nasional, satu identitas perizinan berusaha (NIB), dan satu format izin berusaha (Izin Usaha dan Izin Operasional/Komersial).

Kepala DPMPTSP Kabupaten Pasaman, Yusnimar mengatakan ruang lingkup dan tujuan penyelenggaraan perizinan berusaha di daerah ini ditujukan untuk memberikan kepastian hukum dalam berusaha.

Selanjutnya, meningkatkan iklim investasi dan kegiatan berusaha, serta menjaga kualitas perizinan yang dapat dipertanggungjawabkan. “Dilakukan dengan cepat, mudah, terintegrasi, transparan, efisien, efektif dan akuntabel,” terangnya.

Yusnimar mengharapkan, pentingnya kerjasama antara SKPD terkait di Kabupaten Pasaman, serta para pelaku usaha dalam sistem OSS ini.

“Dengan komitmen masing-masing pihak, tentu pelaksanaan OSS akan menjadi lancar dan kemudahan memulai usaha makin terwujud,” ucapnya.

Sementara itu, Asrul narasumber dari DPMPTSP prov Sumbar menjelaskan, penyempurnaan sistem OSS masih terus dilakukan ditengah kendala yang ada seperti perubahan fitur dan tampilan sistem OSS sehingga memerlukan penyesuaian dari user (pelaku usaha).

Selain itu, kompleksitas perizinan dan variasi permasalahan dalam melakukan standarisasi, memerlukan penyempurnaan sistem secara berkelanjutan. “Kendala dalam sistem OSS masih ada, namun akan terus menyempurnakan sistem ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Kabid PSIDP Fuji Radial dalam laporannya menyebutkan, kegiatan Bimtek tata cara pengoperasian aplikasi Online Single Submission (OSS) tahun 2021 ini melibatkan nara sumber dari DPMPTSP Provinsi Sumatera Barat.

Kata Fuji, adapun materi yang disampaikan yakni, Penyelenggaraa Perizinan di daerah, Tata cara Pengoperasian Aplikasi OSS bagi para pelaku usaha (Teori), tata cara Pengoperasian Aplikasi OSS bagi para pelaku usaha (Praktek), serta Diskusi /Tanya Jawab.

“Peserta Bimtek ini terdiri para pelaku Usaha target 50 (lima puluh) orang terdiri
dari, Gapensi, Hipmi, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, ARO, PWI, IWO, Penggiat Pariwisata, serta Forum UMKM Pasaman,” tandas Fuji Radial.

(hri)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya