BerandaArchipellagoDiduga Langgar Prokes, Dua Orang Pelaku Usaha di Padang Diamankan Satpol PP

Diduga Langgar Prokes, Dua Orang Pelaku Usaha di Padang Diamankan Satpol PP

- Advertisement -

Covesia.com – Diduga melakukan pelanggaran Protokol kesehatan (Prokes) dimasa Pandemi Covid-19, dua orang pelaku usaha di kawasan Bandar Purus dan Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang, Kamis malam (9/9/2021).

Kepala Bidang (Kabid) perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Wardimu, beserta Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur ( SDA) Syafnion, serta Kasi Operasional dan Pengendalian (KasiOp) Yudi Haries bersama personilnya, melakukan penyisiran ke sejumlah tempat usaha yang diduga berkerumun, seperti lokasi kafe dan resto yang ada dikawasan Padang Utara.

Kasat Pol PP Padang, Alfiadi mengatakan Dua orang pelaku usaha tersebut langsung dibawa ke Mako Satpol PP, untuk diproses atas pelanggaran yang dilakukan, tentang aturan kegiatan usaha yang telah diatur dalam Perda dan Perwako Kota Padang.

“Untuk proses lebih lanjut, pengelola akan diberikan teguran dan sanksi sesuai aturan yang berlaku, hal ini juga sudah sesuai dengan kesepakatan dan perjanjian pelaku usaha dengan pemerintah Kota Padang untuk mematuhi aturan PPKM bila melanggar akan ditindak,” tegas Alfiadi.

Kemudian kata Alfiadi, ada beberapa lokasi didapati adanya pengunjung yang tidak menerapkan Protokol kesehatan sesuai dengan aturan penerapan PPKM, serta Perda Kota Padang nomor 1 tahun 2021, tentang pola hidup baru di tengah-tengah Pandemi Covid-19.

Lebih lanjut kata Alfiadi, terkait penertiban pelaku usaha ini bahwa personilnya tetap intens melakukan pengawasan terhadap pemutusan rantai penularan Covid-19 di wilayah Kota Padang.

“Kita imbau kepada masyarakat serta pelaku usaha, agar patuh dan ikut serta dalam memutus penularan Covid-19 ini dengan tidak mengadakan kerumunan, karena perubahan perilaku dan pola kehidupan ini telah diatur dalam Perda serta juga sesuai dengan edaran Walikota Padang,” kata dia.

(don)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya
- Advertisement -