- Advertisement -
BerandaArchipellagoDinkes Kota Padang Sebut KIPI Paling Banyak di Vaksin Moderna

Dinkes Kota Padang Sebut KIPI Paling Banyak di Vaksin Moderna

- Advertisement -

Covesia.com – Saat ini di Sumatera Barat tersedia berbagai jenis vaksin, antaranya, Sinovac, Coronavac, Astrazeneca dan Moderna. Dari sekian jenis vaksin tersebut yang sering ada Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) adalah vaksin moderna.

“Data KIPI di Sumbar dari vaksin Sinovac dan coronavac tak ada KIPI yang berat dan jumlahnya sedikit. Namun yang agak banyak itu dari jenis Moderna,” ungkap kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani, di Padang, Jumat (10/9/2021).

Saat ini sudah vaksinasi dosis ke 3 untuk tenaga kesehatan mulai diberikan. Vaksin yang diberikan adalah jenis Moderna. Hal ini sebagai perlindungan tambahan kepada nakes yang sehari-hari dihadapkan dengan risiko tinggi penularan COVID-19.

Meskipun Nakes tahu bahwa vaksin Moderna hampir selalu ada KIPI, nakes harus tetap vaksin dan bisa diantisipasi dengan paracetamol.

Lebih lanjut Feri menjelaskan bahwa usai melakukan vaksinasi Covid-19, terkadang muncul KIPI. Hal itu dikarenakan beberapa orang memiliki alergi terhadap zat tertentu. Akan tetapi, hal ini sangat jarang terjadi.

“Sebagai antisipasi maka, setiap penerima vaksin Covid-19 diminta menunggu di lokasi vaksinasi selama minimal 15 menit untuk dipantau keadaannya,” jelasnya.

Pada umumnya kata Feri reaksi yang timbul bersifat sementara dan ringan seperti nyeri pada lengan di tempat suntikan, nyeri sendi, menggigil, mual atau muntah dan merasa kelelahan.

Saat ini setiap orang yang melakukan vaksinasi dengan vaksin moderna petugas akan memberikan paracetamol. Karena lumayan banyak yang demam, dn paracetamol dapat mengatasi itu.

Sementara itu, Feri juga menyebutkan Kota Padang tidak bisa melakukan vaksinasi keliling. Hal itu dikarenakan ada metode tertentu, lalu jug menjaga suhu dari vaksin.

“Vaksinasi keliling tidak efektif, yang lebih efektif mengumpulkan 50 orang di satu tempat lalu petugas vaksinator ke lokasi,” pungkasnya.
(lia)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya
- Advertisement -