- Advertisement -
BerandaArchipellagoInvestasi Bodong Rugikan Korban hingga Miliaran Rupiah di Agam

Investasi Bodong Rugikan Korban hingga Miliaran Rupiah di Agam

- Advertisement -

Covesia.com – Sejumlah korban investasi bodong di Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menjalani pemeriksaan polisi di Polda Sumbar, Senin (13/9/2021).

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu saat dihubungi membenarkan adanya pemeriksaan terhadap korban dan saksi investasi bodong yang merugikan korban hingga miliaran rupiah.

“Kita meminta keterangan dari saksi dan korban. Untuk tahap selanjutnya nanti akan kita beritahukan,” ungkapnya.

Sementara itu, kuasa hukum korban investasi bodong, M. Nur Idris, menyampaikan korban dimintai keterangan sebagai saksi untuk mendukung laporan polisi 28 Agustus 2021 lalu.

Dihadapan penyidik korban menyampaikan kronologis proses, mulai investasi hingga kerugian yang dialaminya, akibat iming-iming janji terlapor berinisial RY dan dua orang pembantunya berinisial WH dan WR.

“Tadi kami dampingi terlapor dan korban untuk diperiksa sebagai saksi oleh Penyidik Polda terkait investasi bodong. Hasilnya, itu kewenangan penyidik untuk menyampaikan,” ujar M. Nur Idris usai mendampingi pelapor di Polda Sumbar.

Ia menambahkan korban diperiksa sebagai saksi yang rata-rata mengalami kerugian dua juta sampai ratusan juta, karena tidak ada lagi diberikan keuntungan bagi hasil termasuk pengembalian modal karena ternyata pengelolaan yang diiming-imingi itu ternyata fiktif atau tidak ada.

“Jadi awalnya ini penawaran investasi mukena dan selendang. Modusnya pengelola menawarkan investasi dengan iming-iming keuntungan 20-40 persen dengan memperlihat foto-foto pengelolaan dan pengiriman mukena ke Malaysia dan toko-toko di pasar Sumbar. Ternyata photo-photo itu adalah diambil dari google yang di screenshot dan photo mukena dari toko-toko lain yang seolah-olah punya pengelola berinisial RY” terang M. Nur Idris.

(deb)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya
- Advertisement -