- Advertisement -
BerandaArchipellagoTekan Biaya Budidaya, Pokdakan Taratak Indah Agam Produksi Pakan Ikan Sendiri

Tekan Biaya Budidaya, Pokdakan Taratak Indah Agam Produksi Pakan Ikan Sendiri

- Advertisement -

Covesia.com – Tekan biaya produksi ikan lele, Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Taratak Indah, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat buat pangan ikan sendiri.

Ketua Pokdakan Taratak Indah, Antoni Steven didampingi Sekretaris, Andi dan Divisi Pemasaran Rahmad Stalond mengatakan, munculnya ide budidaya cacing sutera ini melihat kondisi para pembudidaya yang tengah mengeluhkan mahalnya harga pangan ikan.

Ditambah lagi kondisi ekomoni pada masa pandemi serta penekanan harga para tengkulak yang membeli panen ikan pembudidaya di kawasan setempat. “Untungnya sangat tipis, ditambah lagi harga pangan ikan yang selalu naik namun harga beli tengkulah tidak menentu,” ujarnya, Rabu (15/9/2021).

Tahap awal ini pihaknya tengah berupaya membudidaya cacing sutera yang merupakan makanan pokok bibit ikan lele dumbo. Pemilihan budidaya cacing ini mengingat sulitnya mendapatakan pakan alami untuk anak-anak ikan yang baru menetas. “Cacing ini biasanya hidup di got yang berair dangkal dan tenang. Sebelumnya cacing ini kita pesan dari para pencarinya di Padang, Payakumbuh dan Bukittinggi,”

Mendatangkan pangan bibit ikan dari luar daerah ini membutuhkan biaya yang cukup besar, selain itu resiko kematian juga tinggi dan tidak bisa di taruh dalam waktu lama. “Kalau cacing dari luar daerah, tentu ada biaya pengiriman, kalau pengiriman lewat dari 5 jam cacingnya banyak yang mati, jadi kita bisa rugi,” lanjutnya.

Dijelaskan Steven, Selain budidaya cacing sutera, saat ini pihaknya juga sedang belajar membuat pakan ikan pelet sendiri untuk proses pembesaran, sehingga biaya produksi lebih bisa ditekan.

Untuk pembuatan pakan ini Pokdakan Taratak Indah mendapat pelatihan dari Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) agam serta BPPP Medan. “Alhamdulillah kita juga mendapat perhatian dari pemerintah, saat ini kita sedang menunggu mesin pembuat pelet ikan, dalam waktu dekat pembuatan pelet ikan sudah bisa kita laksanakan,” tutupnya.

(jhn)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya
- Advertisement -