Tersangka Penyelewengan Pajak Dilimpahkan ke Kejati Sumbar

Tersangka Penyelewengan Pajak Dilimpahkan ke Kejati Sumbar Ilustrasi

Covesia.com - YH, merupakan pengusaha yang bergerak di bidang retail asal Bukittinggi ini, disinyalir menggunakan modus penyampaian surat pemberitahuan yang isinya tidak benar atau tidak lengkap selama tahun pajak 2012.

Setelah melakukan penyidikan terkait tindak pidana di bidang perpajakan sejak tahun 2014, Kanwil DJP Sumatera Barat dan Jambi menyerahkan berkas atas nama tersangka Pengusaha asal Kota Bukittinggi berinisial YH ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat melalui Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Selasa (29/9/2015).

Dirjen Penyidik Pajak, Yuli Christiono di KPP Pratama Bukittinggi, mengatakan, Pasca penyidikan tersebut Kanwil DJP Sumbar-Jambi melakukan penyerahan barang bukti dan berkas perkara penyidikan kepada penuntut umum Kejaksaan negeri Bukittinggi, ungkapnya

Yuli juga menyebutkan karena ulah YH yang tidak kooperatif ini mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp13 Miliar. Perbuatan wajib pajak itu menurut Yudi melanggar pasal 39 ayat (1) huruf c dan d Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 ketentuan umum dan Tata cara perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 Junto pasal 64 KUHP, imbuhnya

Dalam kesempatan tersebut, Kanwil DJP Sumatera Barat dan Jambi M. Ismiransyah M Zein menyayangkan tindakan tersangka YH yang tidak taat pada aturan perpajakan.

Selanjutnya dia juga mengajak pada masyarakat agar memenuhi kewajiban perpajakan dengan baik dan benar, karena Dirjen pajak dapat melakukan penyidikan atas perbuatan yang dengan sengaja melakukan pelanggaran atas kewajiban perpajakan, tutupnya (don)

Berita Terkait

Baca Juga