Pemkab Kulon Progo Kewalahan, 221 Tambak Udang Tak Berizin

Covesia.com – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, hingga kini masih mengalami kesulitan menindak ratusan tambak udang yang tidak memiliki izin. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kulon Progo, Astungkoro mengatakan sejauh ini banyak pemilik tambak tidak mengurus perizinan dan belum mematuhi aturan-aturan yang berlaku.

Mengutip antara, dilansir covesia.com, Selasa (9/12/2014), selama ini, lanjut Astungkoro, kesulitan dalam mengatur pertumbuhan tambak udang adalah jarak pemerintah kabupaten dengan lokasi tambak. Sedangkan, tingkat desa banyak terjadi salah paham.

“Salah paham yang terjadi selama ini, aturan tidak dipenuhi,” kata dia.

Dia mengatakan tambak udang yang melanggar zonasi, sempadan pantai dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sudah diberikan surat teguran. Mereka menyetujui untuk meneruskan, tapi mereka minta waktu mengembalikan modal.

“Kalau mereka tetap tidak mengindahkan peringatan pemkab, maka perangkat daerah akan menindaklanjutinya. Kami akan menertibkan tambak udang yang melanggar Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Nomor 1 Tahun 2012 dan tidak memiliki izin usaha,” kata Astungkoro.

Dinas Keluatan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat ada 221 petak tambak udang sepanjang pesisir selatan tidak memiliki izin.

Kepala Dinas Keluatan, Perikanan dan Peternakan (Diskepenak) Kulon Progo Endang Purwaningrum di Kulon Progo, Selasa mengatakan tambak udang di pesisir tersebut menggunakan tanah milik Puro Pakualam (PAG).

“Semua tambak udang di pesisir tidak memiliki izin, baik yang sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan yang tidak. Hal ini disebabkan tambak udang mereka berada di tanah PAG,” kata Endang.

0 Comments

Leave a Comment

three × 1 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password