Kejagung Sita Uang Rp500 Juta Tersangka Transjakarta

Covesia.com – Kejaksaan Agung menyita uang Rp500 juta dari Direktur Utama PT Mobilindo Armada, Budi Susanto, tersangka dugaan korupsi pengadaan bus Transjakarta pada Dishub DKI Jakarta senilai Rp1,5 triliun.

“Uang itu dititipkan ke rekening penampungan dana titipan Kejaksaan Agung pada Bank BRI,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony T Spontana di Jakarta, Kamis (11/12/2014).

Kejaksaan Agung juga menyita sejumlah aset milik mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono di luar Jakarta. Udar Pristono telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan busway Transjakarta dan saat ini sudah ditahan.

Penyidik Kejagung juga pada Rabu (12/11) telah menyita dua unit apartemen di Kuningan, Jakarta Selatan, menggeledah rumah di pancoran menyita tiga unit handphone, dokumen-dokumen akta jual beli, dan beberapa lembar KTP. Sebelumnya, Kejaksaan Agung menyita uang Rp800 juta milik mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan kondominium di Bali.

Kejagung menetapkan tujuh tersangka, di antaranya Udar Pristono (mantan Kadishub DKI Jakarta) dan P (Direktur Pusat Teknologi dan Sistem Transportasi di Bidang Pengkajian dan Penerapan Teknologi/BPPT).

Dua lainnya, DA (pegawai negeri sipil pada Dinas Perhubungan DKI Jakarta selaku Pejabat Pembuat Komitmen) dan ST (PNS Dinas Perhubungan DKI Jakarta selaku Ketua Panitia Pengadaan Barang/Jasa Bidang Pekerjaan Konstruksi 1 Dinas Perhubungan DKI Jakarta).

Pengadaan bus Transjakarta itu terdiri atas busway senilai Rp1 triliun dan bus peremajaan dari angkutan umum reguler senilai Rp500 miliar. (ant/bim)

0 Comments

Leave a Comment

17 − four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password