28 Kasus Pelanggaran Anggota Polri Terjadi di Sumbar

Covesia.com – Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar mencatat ada 28 kasus pelanggaran tindak pidana oleh anggota Polri pada 2014 di daerah tersebut. Dari jumlah tersebut, tujuh kasus telah diselesaikan sedangkan 21 lainnya masih dalam proses. Jumlah tersebut menurun dibandingkan pada 2013 yang terjadi 29 kasus pelanggaran.

“Ada sekitar dua perwira menengah, dua perwira pertama dan 25 Brigjen. Selain itu, terdapat 240 kasus pelanggaran disiplin dan satu kasus pelanggaran kode etik profesi. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan pada 2013,” ujar Kapolda Sumbar, Bambang Sri Herwanto kepada Covesia, Rabu (31/12/14) di ruang Rapattama Polda Sumbar.

Saat ditanyakan apakah sudah ada anggota polri yang dipecat karena pelanggaran tersebut, Bambang mengatakan belum. “Yang sampai dipecat hingga akhir tahun 2014 ini belum ada. Karena untuk memecat anggota itu kan ada persyaratan-persyaratan yang harus dilewati, seperti melakukan tindak pidana dengan vonis lebih dari enam bulan” ungkap.

Beberapa personel yang melakukan tindakan pidana sedang diproses. Setelah oknum yang melakukan tindak pidana itu menjalani vonis, maka akan dilakukan pemecatan.

Sebagai upaya preventif, saat ini sudah dilakukan pembinaan dan pelatihan baik melalui kepala unit dan melakukan program khusus kepribadian personel. Lanjut Bambang, pelanggaran itulah yang akan kita tertibkan agar personel yang melanggar bisa menjadi lebih baik.

(osd/zik)

0 Comments

Leave a Comment

fifteen − 14 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password