- Advertisement -
BerandaArchipellago224 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terjadi di Padang Sejak 2015

224 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Terjadi di Padang Sejak 2015

- Advertisement -

Covesia.com – Nurani Perempuan mencatat selama 2015-2017 telah menerima laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Padang sebanyak 224 kasus.

“Separoh dari kasus itu kita dampingi secara intensif,” kata Direktur Nurani Perempuan Yefri Heriani dalam memberi sambutan dalam acara Kegiatan Advokasi Renstra Pusat Layanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk mengelola anggaran di Hotel Kyriad Bumi Minang Kota Padang, Selasa (23/1/2018).

Menurut Yefri, kondisi ini disebabkan pada 2015 hingga 2016 kepengurusan P2TP2A  belum aktif serta masih minimnya anggaran dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Mengingat tingginya kasus kekerasan di Kota Padang, lanjutnya, perlu dibuat rencana strategsis (Renstra) untuk menjawab kebutuhan terkini Kota Padang dalam menghapus kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Hari ini kegiatan lokarya advokasi renstra dinas P2TP2A untuk mengalokasikan anggaran, dilakukan sebagai tahapan akhir dalam penyempurnaan renstra dan road map bagi P2TP2A Kota Padang. Proses pembuatannya telah kita lakukan sejak akhir tahun lalu,” terang Yefni.

Ia juga menambahkan renstra ini sudah memasuki draft final, pembuatannya dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan anggota P2TP2A Padang, Dinas Sosial dan Kementerian Agama.

(utr/lif)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya
- Advertisement -