Pergeseran Tanah, Puluhan Warga Lebak Mengungsi

Covesia.com – Puluhan warga Desa Cirompang, Kabupaten Lebak, Banten, terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena terjadi pergeseran tanah sepanjang 1,5 meter setelah diguyur hujan deras, Sabtu (3/1/15) sore.

“Kami menginstruksikan semua warga yang tinggal di Desa Cirompang, Kecamatan Sobang mengungsi untuk menghindari korban jiwa,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi saat dihubungi di Lebak, Minggu (4/1/2015).

Hingga saat ini, kata dia, 36 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Mereka mengungsi ke rumah-rumah warga yang selamat dari bencana longsoran.

“Kami khawatir lokasi yang terjadi pergerakan tanah itu menimpa rumah warga. Oleh karena itu, semua warga mengungsi,” katanya.

Menurut dia, saat ini curah hujan cenderung meningkat dengan intensitas ringan dan sedang, bahkan hujan berlangsung sekitar dua sampai lima jam.

Curah hujan tersebut tentu berpotensi terjadi banjir dan longsor, apalagi wilayah Lebak merupakan daerah bencana alam. Masalhnya, banyak warga yang tinggal di daerah tebing, perbukitan, dan pegunungan juga bantara aliran sungai.

“Kami minta warga mengungsi sebelum cuaca normal kembali,” katanya.

Ia mengatakan bahwa longsoran yang terjadi di Desa Cirompang, Kecamatan Sobang karena adanya pergerakan tanah sepanjang 1,5 meter. Selain itu, juga kondisinya berada di tebing sehingga diminta warga mengungsi.

Pergerakan tanah itu juga mengakibatkan sebanyak sembilan rumah rusak berat, satu rumah rusak ringan, dan empat rumah terancam longsor.

“Kami menginstruksikan warga tetap waspada longsor guna mencegah korban jiwa,” katanya. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

5 × two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password