3 Sungai di Lebak Banten Mulai Meluap

Covesia.com – Tiga sungai di Kabupateb Lebak, Banten, mulai meluas. Salah satunya, yakni Sungai Ciujung. Meluapnya aliran sungai, setelah daerah itu diguyur hujan deras sejak Minggu (4/1/2015) sore sehingga berpotensi banjir di daerah itu.

Laporan Antara, Senin (5/1/2015), sejumlah warga Rangkasbitung yang tinggal di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciujung kini meningkatkan kewaspadaan karena mereka khawatir terjadi banjir. Saat ini, debit air sungai mengalami kenaikan sehingga berpotensi banjir melanda kawasan permukiman. (Baca juga: BPBD Lebak: Banjir Belum Surut Lebak Siaga I Banjir)

Tak hanya Sungai Ciujung, dua sungai lainnya yang mulai meluap yakni, Sungai Ciberang dan Cisimeut.

“Kami saat ini mengamankan perabot rumah tangga agar tidak terendam banjir, kami amankan ke tempat yang lebih aman,” kata Eli, warga Kebon Kelapa RT01/RW105 Kelurahan M.C. Timur Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Ia mengaku letak rumahnya hanya beberapa meter dari Sungai Ciujung sehingga dalam waktu dekat dikhawatirkan terendam banjir.

Permukiman di wilayah setempat cukup padat penduduk sehingga warga mulai mengungsi ke jalan raya untuk menghindari kemungkinan terjadi banjir.

Sebagian warga lainya mengungsi ke masjid di daerah itu untuk menghindari banjir.

“Kami merasa takut jika banjir merendam rumah karena arus air permukaan Sungai Ciujung cukup deras,” katanya.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Madlias mengimbau warga yang tinggal di sekitar DAS Ciujung dan Ciberang selalu waspada, terlebih saat ini air sungai setempat meluap.

Permukaan Sungai Ciujung berstatus awas banjir dengan ketinggian di atas 550 centemeter dengan debit 750 meter kubik per detik.

BPBD meningkatkan kewaspadaan banjir dengan mengoptimalkan petugas maupun relawan dan membuka posko bencana, menyusul curah hujan mulai tinggi.

Setiap posko dilengkapi peralatan evakuasi dan penyelamatan lainya, seperti “shelter”, pakaian pelampung, perahu karet, dan ambulans.

Hingga saat ini, permukiman warga yang menjadikan kawasan langganan banjir di Rangkasbitung, antara lain Kampung Salahur, Lebak Sambel, Kebon Kelapa, Kalimati, Leuwiranji, Keboncau, Babakan Nemboseeng, Kaum Lebak dan Kololet.

“Kami meminta warga selalu waspada karena curah hujan meningkat,” katanya. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

16 + 13 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password