Sinabung Kembali Meletus, Warga Tetap Tenang

Covesia.com – Letusan Gunung Sinabung, tidak membuat warga panik. Padahal letusan kemaren lebih besar dari biasanya. Namun berdasarkan pantauan

lapangan, kondisi warga sekitar Sinabung tetap tenang, tidak ada penambahan pengungsi.

“Warga sepertinya warga sudah terbiasa dengan letusan yang terjadi sejak September 2013 lalu,” sebut Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data

Informasi dan Humas BNPB kepada covesia.com, Senin (5/1/2015).

Berdasarkan laporan PVMBG, pada siang tadi, lanjut Sutopo, tercatat 24 kali awan panas guguran dari puncak ke arah selatan sejauh dua hingga

empat kilometer dan tinggi abu 500 hingga 3.000 meter.

Tak hanya itu saja, letusan kali ini juga menyebabkan sedikitnya 56 kali guguran dan

tremor, Hujan abu terjadi di desa Payung, Tiganderket, Selandi, Juhar, dan Laubaleng yang cukup jauh jaraknya karena terbawa angin. Hingga saat

ini, status tetap siaga,

Untuk Jumlah pengungsi BNPB mencatat sebanyak 2.443 jiwa (795 KK) di tujuh titik pengungsian.

Semua kebutuhan pengungsi masih tercukupi, bahkan

petugas dari BPBD dan TNI tetap melakukan patroli sepanjang jalur sungai Lau Borus untuk antisipasi ancaman banjir lahar dingin.

Sementara untuk pembangunan 50 unit rumah di kawasan Siosar yang diperuntukkan untuk relokasi bagi warga Desa Sukameriah, Bekerah dan Simacem

saat ini telah berhasil diselesaikan, begitu pula dengan pembangunan jalan menuju lokasi hunian tetap.

“Semua instruksi Presiden Jokowi terkait pembangunan jalan dan rumah tahap pertama, saat kunjungan ke Sinabung pada Oktober 2014 lalu telah

diselesaikan. Selanjutnya dalam waktu dekat ini, akan dilanjutkan dengan pembangunan 320 unit rumah lagi dan fasilitas umum lainnya,” imbuh

Sutopo.

BNPB berharap agar Bupati Karo selaku penanggung jawab pelaksanaan relokasi warga Sinabung perlu melakukan perencanaan dan implementasi relokasi

warga dengan baik. Semua kebutuhan perumahan, matapencaharian, pendidikan, dan lainnya harus disiapkan dengan matang.

“Prinsipnya build back better and safer, jangan sampai nantinya warga kembali lagi ke tempat asal setelah Gunung Sinabung normal, harus ada

jaminan bahwa warga akan memperoleh kehidupan yang lebih baik di tempat baru,”tegasnya. (aan/cal)

0 Comments

Leave a Comment

twenty − 14 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password