Tiga Sekolah di Pasaman Raih Adiwiyata Tingkat Nasional

Covesia.com – Tiga sekolah di Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) meraih piagam Adiwiyata tingkat nasional. Piagam itu terkait kegigihan pihak sekolah dalam melakukan penghijauan lingkungan, terutama di lingkungan sekolah.

Tiga sekolah itu adalah SMK Harapan Bangsa Kecamatan Panti, SDN 09 Pauh, dan SDN 10 Pauh. Selain meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional, penghargaan tingkat provinsi juga diraih SDN-06 Pauh, SDN 25 Tanjungberingin, dan SDN-19 Canggang Aia Manggih.

Bupati Pasaman, H. Benny Utama usai menyerahkan piagam itu mengatakan semua tingkat sekolah memiliki peran dalam menghijaukan lingkungan, terutama lingkungan sekolah masing-masing. Peran sekolah dalam mengelola lingkungan tersebut telah banyak memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitarnya.

“Dapat kita lihat, peran sekolah dalam menghijaukan lingkungan itu, juga mendapat respon positif dari pemerintah pusat dan provinsi. Salah satunya berupa penghargaan Adiwiyata. Untuk daerah ini terdapat beberapa sekolah menyabet anugerah itu,” kata Benny Utama kepada covesia.com, Senin (5/1/2015).

Kepada pihak yang berhasil meraih penghargaan dihimbau, untuk tidak cepat puas dengan kinerja dan prestasi yang telah diraih. Namun juga perlu untuk dapat meningkatkan kinerja itu di masa datang.

Bupati Pasaman juga menyerahkan piagam Adiwiyata tingkat Kabupaten Pasaman yang diraih tiga sekolah yaitu SDN-02 Simpang Tigo Cubadak, MTSN Lubuksikaping, dan SDN-11 Tanjung Alai. Dan penghargaan Kalpataru Kategori Perintis Lingkungan atas nama Zulkifli, warga Jorong Kampung Anguih, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Bonjol.

Penghargaan dari Presiden RI itu selain sertifikat juga berupa uang Rp50 juta,-plus dari Bupati Pasaman Rp2 juta. Peraih kecamatan bersih dan hijau Tingkat Provinsi Sumbar, dalam rangka Gerakan Sumatera Barat Bersih (GSB), diterima Kecamatan Simpang Alahan Mati (Simpati) sebagai Juara I. Pihak kecamatan meraih bantuan berupa becak motor senilai Rp30 juta dan satu unit kontainer sampah senilai Rp15 juta serta bantuan Pemkab berupa uang Rp5 juta. (man/bim)

0 Comments

Leave a Comment

2 × three =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password