Bupati Pasaman: Walinagari Harus Profesional

Covesia.com –Walinagari (kepala desa) merupakan orang yang paling berpengaruh di suatu Nagari. Untuk itu diperlukan seorang walinagari yang profesional dalam mengambil kebijakan serta mampu mengawal dana nagari agar tidak melenceng dalam pendistribusiannya.

“Setiap walinagari tidak hanya berperan dalam mengambil suatu kebijakan di dalam nagari. Tapi dia adalah seorang tokoh masyarakat yang menjadi panutan dan contoh bagi masyarakat atau nagari yang dipimpinnya,” kata Bupati Pasaman, Benny Utama usai melantik Walinagari Simpang Tonang, Kabupaten Pasaman, Sumbar, Gusrawardi, Kamis (8/1/2015).

Oleh karena itu jelas bupati, setiap kebijakan yang diambil oleh walinagari sifatnya tidak boleh merugikan masyarakat. Untuk itu, walinagari diminta profesional dan menjadi orang yang bijak. Dan kebijakan yang diambil harus pro rakyat.

“Kita menghimbau bukan untuk satu walinagari saja, melainkan untuk seluruh walinagari yang tersebar di 37 Nagari di Pasaman,” sebut Benny Utama.

Menurutnya, para walinagari di Pasaman juga harus mampu mengelola keuangan nagari dengan baik serta tepat sasaran memperuntukkan dana-dana yang ada di Nagari. Sehingga tidak ada ketimpangan apalagi sampai menyalahi aturan hukum yang berlaku.

Sementara itu Wakil Bupati Pasaman, Daniel Lubis, dirinya juga tidak akan mentolerir jika nantinya ada walinagari yang salah dalam berbuat apalagi sampai merugikan masyarakat. Bagi walinagari yang berbuat salah apalagi melanggar hukum pemerintah tidak akan memberikan toleransi. (man/bim)

0 Comments

Leave a Comment

fifteen − eight =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password