Tersangka Masuk DPO dan Ditahan di Mapolda Kalbar

Covesia.com – Bos PT Benua Indah Grup (BIG) yang juga mantan anggota MPR itu, kini ditahan di sel tahanan Mapolda Kalimantan Barat (Kalbar).

“Kini tersangka sudah dilakukan penahanan di sel Mapolda Kalbar sambil menunggu proses pemeriksaan lanjutan, dan secepatnya akan kami limpahkan ke Kejati Kalbar untuk proses hukum selanjutnya,” kata Kapolda Kalbar Brigjen Pol Arief Sulistyanto. (Baca juga:Gelapkan Uang Petani Sawit, Bos Sawit PT BIG Ditangkap)

Budiono Tan menjadi DPO dalam kasus penggelapan dan penipuan terhadap ratusan sertifikat petani sawit, yang merupakan petani plasma perusahaan PT BIG yang dipimpinnya. Sejak tahun 2009, dengan tiga kali pergantian Kapolda Kalbar, kasus Budiono Tan tidak juga berhasil selesai.

“Tersangka tidak kooperatif dalam penyidikan. Dipanggil untuk memberikan keterangan saksi yang menguntungkan saja tidak datang,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar Kombes (Pol) Widodo, sebagaimana dilaporkan Antara, Minggu (11/1/2015).

Widodo menambahkan, hanya pengacara Budiono Tan yang bolak balik meminta penyidik untuk membuka blokir terhadap dana Rp7 miliar lebih di Bank Danamon Kabupaten Ketapang.

Budiono Tan dilaporkan 21 Juli 2009 ke Polda Kalbar, karena menggelapkan uang petani sawit Rp300 miliar, atas penggelapan itu petani sawit mendesak pihak PT BIG segera membayar hasil panen selama empat bulan (Juni, Juli, Agustus, dan September 2009) senilai Rp119 miliar. Sekaligus meminta segera mengembalikan uang petani yang tidak disetorkan ke Bank Mandiri dengan jumlah Rp77 miliar, juga mengembalikan uang setoran petani 30 persen sebanyak Rp26 miliar.

Uang tersebut disimpan di Bank Danamon Cabang Ketapang. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

thirteen − five =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password