Kota Buntok Kalteng Alami Inflasi 1,69 Persen

Covesia.com – Kota Buntok Kabupaten Barito Selatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada akhir Desember 2014 lalu, mengalami inflasi sebesar 1,69 persen.

Laju inflasi tersebut dipicu oleh kenaikan harga barang-barang dan jasa yang diwakili 285 macam komoditas yang digolongkan menjadi tujuh kelompok, kata Kabid Ekonomi Bappeda Barito Selatan, Murtioso, di Buntok, Rabu (14/1/2015).

Tujuh kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks harga tersebut, yakni kelompok bahan makanan jadi mengalami kenaikan 1,59 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,57 persen.

Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,70 persen, kelompok sandang 0,43 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,79 persen, ujar Murtioso pula. Begitu juga dengan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga mengalami kenaikan 0,22 persen, dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan juga ikut naik sebesar 5,41 persen.

Ia juga menjelaskan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi, antara lain bensin, angkutan antarkota, ikan nila, ikan patin dan rokok kretek filter. Sedangkan untuk komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi, meliputi kacang panjang, ikan tongkol, tomat, sayur ketimun dan telur itik, katanya merincikan.

Selain itu, menurutnya, inflasi Kota Buntok tahun ke tahun (year on year) pada bulan Desember 2014 terhadap Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Desember 2013 lalu sebesar 6,38 persen.

“Artinya terjadi peningkatan harga barang dan jasa secara umum yang diwakili oleh 285 komoditas sebesar 6,38 persen,” kata Murtioso lagi. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

18 − one =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password