Pemkab Pasaman Gratiskan Pendidikan Sampai SMA

Covesia.com – Guna meningkatkan hasil produksi dan ekonomi masyarakat Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatere Barat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman mendorong pemanfaatan ilmu teknologi (Iptek) masyarakat.

“Banyak petani yang gagal karena ketidakmampuannya menguasai teknologi. Maka dari itu petani butuh lebih meningkatkan ilmunya dalam penguasaan teknologi,” kata Bupati Pasaman, H. Benny Utama kepada covesia.com, Rabu 14/1/2015).

Hal ini sangat penting, masyarakat petani Pasaman harus terdidik terlebih dahulu, untuk dapat menguasai ilmu dan teknologi sekaligus. Untuk mewujudkan petani Pasaman yang cakap, bijak dan pandai memanfaatkan kemajuan teknologi. Maka, pendidikan terhadap petani harus mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Pemkab Pasaman telah menggiatkan pendidikan gratis, dengan program pendidikan gratis, minimal seluruh warga Pasaman kedepan tamat SMA sederajat. Setidaknya mampu menyerap ilmu dan teknologi pertanian lebih baik lagi.

“Kita telah menggratiskan seluruh biaya pendidikan sampai 12 tahun, dimulai dari SD, SMP sampai SMA. Maka tak ada lagi masyarakat Pasaman putus sekolah karena terkendala alasan biaya, dan menguasai ilmu dan teknologi,” kata Benny Utama.

Menurut Benny Utama, jika jadi petani, warga harus menjadi petani terdidik, yang mampu menguasai teknologi. Dan hal ini hanya dapat dikuasai dengan pendidikan.

Untuk menguatkan program pendidikan gratis tersebut, Pemkab Pasaman tahun 2015 ini telah menambah alokasi anggaran dari APBD sebesar Rp16 miliar. Tahun sebelumnya Rp14 Miliyar, artinya terjadi peningkatan setiap tahun. (man)

0 Comments

Leave a Comment

sixteen − six =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password