Police Line Dipasang di Lokasi Tambang Batu Cadas Ilegal Pasbar

Covesia.com – Polres Pasaman Barat, Sumbar pasang garis polisi di lokasi penambangan batu cadas ilegal. Lokasi penambangan ilegal itu berada di Bukit Basangging Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat yang sudah belasan tahun berlangsung.

Pemasangan garis polisi bertujuan untuk menghentikan aktifitas masyarakat sekitar yang melakukan penambangan. Sebab akibat penambangan liar tersebut terjadi longsor yang membuat jalan lintas Pasaman-Pasbar putus total dua hari.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Sofyan Hidayat melalui Kepala Satuan Intelkam, AKP Muzhendra ketika dikonfirmasi covesia.com, Selasa (13/1/2015) membenarkan pemasangan garis polisi tersebut. Ini merupakan langkah polisi sebagai antisipasi longsor susulan akibat tambang batu cadas yang diduga tidak punya izin resmi.

“Garis polisi kita pasang di sekitar bukit itu untuk menghentikan penambangan liar di sekitar bukit. Masyarakat dilarang untuk melakukan penambangan,” tegasnya.

Menurut Muzhendra, dihimbau kepada masyarakat yang melakukan penambangan agar mematuhinya. Sebab ini menyangkut jiwa masyarakat sekitar dan pengendara yang melewati jalan tersebut.

Sementara itu papan pengumuman pelarangan tidak boleh melakukan penambangan oleh dinas terkait juga terpasang di dekat Bukit Basangging.

Sebelumnya, longsor terjadi pada Rabu (24/12) di lokasi tersebut diduga dipicu aksi penambangan batu cadas di bukit tersebut yang telah berlangsung lama. Aktivitas penambangan batu cadas berlangsung setiap hari. Puluhan truk setiap hari antre membawa batu cadas dari bukit itu.

Informasi yang dihimpun di lapangan menunjukkan, aktivitas penambangan batu cadas itu sudah berlangsung belasan tahun dan sudah menjadi mata pencarian bagi pekerja disana. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat sudah berulang kali menegur para pekerja agar menghentikan aktivitas tersebut. (man/cal)

0 Comments

Leave a Comment

8 + 5 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password