PLN Belum Masuk, Ratusan KK Merasa Belum Merdeka

Covesia.com – Indonesia sudah merdeka sejak tahun 1945. Namun ternyata, hingga saat ini masih ada masyarakat yang belum dapat menikmati kemerdekaan itu seutuhnya, seperti yang dirasakan sebagian warga di Kabupaten Pasaman, Sumbar.

Ratusan Kepala Keluarga (KK) di dua Kejorong Kecamatan Mapattunggul Kabupaten Pasaman, belum dialiri listrik dari PLN. Dua Kejorongan itu adalah Jorong Benai dan Jorong Kampung Tongah Nagari Muarotais.

Masyarakat mayoritas petani karet ini berharap kepada pemerintah daerah memberikan penerangan dari PLN untuk kampung mereka. saat ini, untuk penerangan warga disana masih menggunakan genset. Bahkan, masih ada sebagian warga terpaksa pakai lampu “togok” (lampu minyak tanah-red) karena tidak memiliki genset.

Saat ini terlihat hanya ada empat unit mesin diesel yang menjadi sumber arus listrik untuk penerangan kampung tersebut. Sementara kebutuhan penerangan bagi warga sangat banyak.

Kepala Jorong Benai Nagari Muaro Tais, Sudirman kepada covesia.com mengatakan dari diesel yang dimiliki pribadi masyarakat itulah untuk masyarakat Jorong Benai dan Kampung Tongah.

Untuk mendapatkan penerangan dari masin genset tersebut, masyarakat setempat membayar Rp140 ribu perbulan kepada pemilik masin. Itu pun hanya dengan kapasitas dua bola lampu dan satu unit televisi di satu rumah warga yang menjadi pelanggan masin genset tersebut.

”Kami sangat berharap kedepannya Pemerintah Daerah untuk dapat memberikan atau mencarikan solusi persoalan ini sehingga masyarakat Jorong Benai dan Kampung Tongah dapat menikmati arus listrik dari PLN,” ujarnya.

(man/zik)

0 Comments

Leave a Comment

seventeen + 4 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password