BPBD: Kerugian Banjir Limapuluh Kota Lebih 1 Miliar

Covesia.com – Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) memperkirakan kerugian akibat banjir di beberapa kecamatan di daerah itu lebih dari Rp1 miliar.

“Banjir mengakibatkan ratusan hektar lahan pertanian rusak, ternak warga terseret banjir dan jalan putus,” kata Kepala BPBD Limapuluh Kota, Irvandi, Kamis (15/1/2015).

Dia menambahkan pihaknya sedang melakukan pendataan untuk mendapatkan data yang lebih valid terkait kerugian akibat banjir.

Pemerintah Kota (Pemkab) Limapuluh Kota juga akan menyerahkan bantuan tanggap darurat pada warga yang terkena imbas.

Banjir di Limapuluh Kota terjadi akibat hujan deras yang terjadi sepanjang Selasa malam (13/1) sampai Rabu siang (14/1) di Limapuluh Kota.

“Ratusan rumah penduduk di kawasan Kecamatan Harau, Kapur XI, Lareh Sago Halaban, Bukit Barisan dan Luak terendam banjir,” ujar dia.

Menurut Irvan, banjir terparah terjadi di Kecamatan Harau, Kecamatan Kapur IX dan Kecamatan Bukit Barisan.

Di kawasan Kecamatan Bukit Barisan, jalan provinsi yang menghubungkan Suliki-Sungai Dadok segmen Koto Tangah sepanjang 12,5 meter, tepatnya berada di Jorong Koto Tangah, Nagari Koto Tangah, Kecamantan Bukit Barisan, terputus.

“Sampai kini hubungan Koto Tangah-Tanjung Mungo putus total,” katanya.

Di Kecamatan Kapur XI, hujan deras yang terjadi juga mengakibatkan Batang Maek meluap. Dampaknya, sebuah jembatan darurat yang menghubungkan Jorong Koto Tangah dengan Nagari Koto Lamo juga terputus.

Banjir yang melanda Kecamatan Harau merendam ratusan hektar sawah dan ladang masyarakat. Diprediksi, luapan banjir akan mulai turun hari ini. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

seven − 4 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password