Sudah Sepekan, Banjir di Kabupaten Langkat Belum Surut

Covesia.com – Banjir yang sudah sepekan melanda Kabupaten Langkat, Sumatera Utara belum juga surut. BPBD Kabupaten Langkat mencatat, ada lima kecamatan yang masih terendam banjir. Ketinggian banjir hingga Jumat (16/1/2015) dilaporkan Antara, rata-rata antara 50-110 meter.

Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho meminta Bupati Langkat mengoordinasikan soal pengerukan Sungai Batang Serangan dan mengamankan penduduk yang masih tinggal di pinggiran sungai guna menghindari korban lebih besar dari bencana banjir Langkat.

“Saya berharap Bupati Langkat bisa menyosialisasikan terus dan membujuk warga yang masih bertahan di rumahnya untuk mengungsi hingga kondisi sudah aman dan untuk kemudian berharap agar jangan lagi tinggal di DAS (daerah aliran sungai) karena bisa membahayakan jiwa,” katanya di Medan..

Dia mengatakan hal itu usai mengunjungi lokasi banjir dan singgah ke rumah warga yang masih bertahan di rumahnya yang terendam air hingga setinggi dada serta ke tempat pengungsian.

Gubernur mengaku berangkat Kamis dinihari untuk bisa melihat lebih leluasa objek banjir, tempat pengungsian, rumah penduduk dan berdialog dengan banyak pihak.

Usai melaksanakan Salat Subuh di Masjid Azizi Tanjung Pura, Gubernur mengunjungi Gedung 45 Stabat untuk berdialog dengan puluhan keluarga pengungsi.

Di tempat pengungsian itu, Gubernur mengaku sempat memberi nama bayi perempuan dari pasangan Eliana dan Andika yang dilahirkan di tempat pengungsian dnegan nama Nadya.

Gubernur bahkan membujuk Eliana, agar bersedia dirawat di rumah sakit untuk kepentingan kesehatan ibu dan anak.

Menurut Gubernur, musibah banjir yang membuat rumah warga terendam banjir 1-1,5 meter akibat jebolnya Tanggul Sungai Batang Serangan menjadi perhatian serius khususnya dalam perlunya pengamanan rumah di daerah pinggiran sungai.

“Sesuai dengan UU No. 7/2004 tentang Sumber Daya Air dan Peraturan Pemerintah No. 38/2011 tentang Sungai, ditegaskan bahwa 10-20 meter dari bibir sungai atau sempadan dilarang untuk didirikan bangunan. Jadi sudah seharusnya masyarakat pindah dan Bupati Langkat diminta menyosialisasikannya terus,” katanya. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

9 − two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password