Budi Syukur: Penurunan Tarif Angkot Maksimum 6 Persen

Covesia.com – Seiring munculnya kebijakan dari Pemerintah Jokowi menurunkan harga BBM untuk premium dari Rp7.600 menjadi Rp6.600 dan solar dari Rp7.250 menjadi Rp6.600, serta merta tak membuat tarif angkot di Sumbar turun. Andaikan memang harus diturunkan, Organda Sumbar hanya mampu bertengger di angka 6 persen dari total kenaikan 16 persen kala BBM naik November tahun lalu.

“Organda bakal mengkaji ulang soal penurunan tarif angkot dan barang, andai nanti memang harus dilakukan, maka hanya sanggup diturunkan sekitar 5 hingga 6 persen,” papar Budi Syukur, Ketua Organda Sumbar.

Kebijakan yang diambil Pemerintah Jokowi, menurut Budi Syukur, cukup melelahkan dan membingungkan pengusaha. Bagaimana tidak, kebijakan kenaikan dan penurunan terjadi dalam rentang waktu yang sangat dekat. Dengan turunnya harga BBM, secara otomatis akan memaksa tarif angkot ikut turun.

“Susahnya, jika tarif angkot diturunkan sekarang, harga kebutuhan pokok belum turun. Jika bertahan dengan tarif sekarang, maka masyarakat yang marah dan protes,” tutupnya.

(aan/zik)

0 Comments

Leave a Comment

thirteen − four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password