Desa Terpencil Garabak Data Sumbar Tak Miliki Bidan Desa

Covesia.com – Penduduk Nagari Garabak Data di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sudah hampir dua tahun tidak mendapatkan pelayanan dari bidan sejak bidan di desa terencil tersebut pindah ke daerah lain.

“Bidan yang bertugas selama ini di nagari terpencil tersebut bidan bantuan dari Kementerian Daerah Tertinggal yang dikoorinasikan oleh Dinas Kesehatan Pemkab Solok. Namun sejak kepergiannya, sampai saat ini belum ada penggantinya,”kata Wali Nagari Garabak Data, Pardinal, Jumat (6/2/2015).

Akibat ketiadaan bidan bantuan, kata dia, kini jika ada penduduk sakit terpaksa dibawa ke dukun kampung. Mirisnya lagi, ujar dia, ibu yang hendak melahirkan dilayani dukun beranak yang sudah tua.

“Ini pernah beberapa kali terjadi. Ada seorang ibu yang terpaksa melahirkan di tengah hutan. Seorang warganya yang bernama Putri Wahyuni, misalnya melahirkan di tengah hutan dengan bantuan seorang dukun beranak,” jelasnya.

Wali Nagari yang masih berusia muda itu mengatakan, Garabak Data merupakan nagari miskin dengan letak terisolir jauh dari hingar bingar kota.

Karena akses jalan masih sangat minim, terpaksa penduduk Garabak Data mengangkut hasil panen ladang dan perkebunan mereka seperti coklat, kulit manis dan lainnya, menggunakan kuda sebagai satu-satunya sarana transportasi di wilayah itu.

Bila penduduk Nagari Garabak Data ingin pergi mengurus administrasi kependudukannya atau keperluan lainnya ke ibu kota Kabupaten Solok di Arosuka dengan ojek, harus membayar Rp150 ribu sekali jalan, dan Rp300 ribu pergi dan pulang.

Garabak Data ke Arosuka, berjarak sekitar 80 kilometer dengan menempuh jalan tanah melalui hutan dan perbukitan. (ant/peb)

0 Comments

Leave a Comment

five + 19 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password