Vaksinasi di Indonesia Lampaui Target WHO

Vaksinasi di Indonesia Lampaui Target WHO Ilustrasi vaksin COVID-19

Covesia.com - Sekitar 130,62 juta orang atau 62,72 persen dari 208,2 juta orang sasaran penduduk Indonesia telah mendapatkan vaksin COVID-19 terhitung hari ini, Senin (15/11/2021). Capaian tersebut telah melampaui target dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO yang ditetapkan sebanyak 40 persen dari jumlah populasi dari suatu negara.

Untuk vaksinasi kedua, Indonesia telah mencapai sekitar 40,6 persen atau 84,55 juta orang dan untuk vaksinasi dosis ketiga atau booster bagi tenaga kesehatan sudah diberikan kepada sekitar 1,19 juta orang atau 81,11 persen dari target sasaran.

"Indonesia berhasil mencapainya lebih cepat dari target WHO," ujar Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmidzi, Senin (15/11/2021).

Nadia mengungkapkan, dengan tambahan 4 juta dosis vaksin Sinovac yang tiba pada Sabtu (13/11/2021), jumlah vaksin COVID-19 yang telah tiba di Indonesia mencapai 342,5 juta dosis baik dalam bentuk jadi maupun bahan baku atau bulk.

Nadia mengimbau masyarakat untuk tidak perlu ragu dengan vaksin yang ada, tidak perlu memilih merk vaksin, serta segera menggunakan vaksin yang tersedia saat ini. 

"Pemerintah menjamin vaksin yang diberikan kepada masyarakat aman, bermutu, dan berkhasiat," sebutnya. 

Vaksin membuat tubuh relatif lebih tahan serangan virus, bisa menghindarkan dari gejala, perawatan di rumah sakit, dan mengurangi risiko kematian. 

"Akan tetapi [vaksin] tidak menjadikan seseorang kebal 100 persen terhadap infeksi virus, sehingga masih dapat tetap tertular dan menularkan. Bagi yang sudah divaksin agar tetap menjalankan protokol kesehatan 5M," tutup Nadia.

Diketahui, WHO menargetkan setiap negara untuk memvaksinasi sekurangnya 40 persen dari populasi pada akhir tahun 2021 dan 70 persen pada pertengahan 2022.

(dnq)

Berita Terkait

Baca Juga