Bolehkah Kondom Dipakai Berkali-kali?

Covesia.com – Penggunaan kondom ketika berhubungan seksual cukup efektif untuk mencegah kehamilan dan infeksi menular seksual. Namun, karena alasan efisiensi, masih ada sebagian orang yang berpikir untuk menggunakan kondom yang sama berkali-kali. Bolehkah ini dilakukan?

Kondom merupakan alat kontrasepsi yang paling mudah didapatkan dan harganya pun terjangkau. Selain itu, kondom minim efek samping dan mudah digunakan. Meski kondom mudah digunakan, nyatanya tidak sedikit orang yang masih melakukan kesalahan dalam memakai kondom.

Kesalahan yang umum dilakukan adalah membeli ukuran kondom yang tidak sesuai, tidak membuka gulungan kondom dengan benar, memakai lebih dari satu kondom, hingga menggunakan kondom yang sama lebih dari 1 kali.

Fakta Penggunaan Kondom Berulang Kali
Dilansir dari alodokter.com, secara umum, kondom dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kondom pria yang dipakai untuk menutupi penis dan kondom wanita yang digunakan di dalam vagina. Mungkin masih banyak orang yang mengira bahwa kedua jenis kondom ini dapat dicuci dan digunakan berkali-kali.

Faktanya, kondom pria dan kondom wanita merupakan alat kontrasepsi sekali pakai dan tidak boleh digunakan berkali-kali. Alih-alih menjadi hemat, penggunaan kondom yang berulang kali justru dapat menurunkan tingkat efektivitasnya.

Kondom yang kini banyak tersedia di pasaran umumnya terbuat dari lateks atau polyurethane. Mencuci kondom dengan air dan sabun dapat merusak kekuatan bahan kondom, sehingga kondom akan lebih mudah rusak dan robek ketika sedang digunakan.

Hal tersebut membuat fungsi kondom untuk mencegah kehamilan dan penularan penyakit seksual menjadi tidak maksimal. Jadi, kondom pria maupun kondom wanita harus dibuang ke tempat sampah setelah selesai digunakan, ya.

Tips Menggunakan Kondom dengan Tepat
Selain sekali pakai, ada tips lain dalam menggunakan kondom yang harus diterapkan agar fungsinya benar-benar efektif. Simak cara memakai kondom yang benar berikut ini:

Jangan gunakan kondom yang kemasannya rusak atau telah melewati tanggal kadaluwarsa.
Buka kemasan kondom dengan hati-hati untuk mencegah robekan.
Pasang kondom pada penis yang ereksi. Letakkan kondom pada ujung kepala penis dan perlahan buka gulungan kondom tersebut hingga menutupi seluruh permukaan penis. Sisakan ruang pada ujung kondom yang tidak memiliki penampung sperma.
1. Lepas kondom ketika penis masih ereksi atau setelah selesai ejakulasi.

2. Pegang bagian bawah kondom yang berada di bagian dasar penis untuk melepasnya.
3. Ikat pangkal kondom, bungkus dengan tisu atau plastik, dan segera buang kondom bekas pakai ke tempat sampah.
4. Kondom pria maupun kondom wanita tidak boleh digunakan berkali-kali dan harus dibuang setelah selesai digunakan.

Pastikan juga kamu menerapkan tips menggunakan kondom yang tepat untuk meminimalkan rasa khawatir tertular penyakit menular seksual atau kehamilan yang tidak diinginkan.

Jika kamu merasa kerepotan karena harus membeli dan membuang kondom, kamu bisa memilih jenis kontrasepsi lain yang harganya juga terjangkau, misalnya diafragma atau cervical cap. Namun, efektivitas kedua jenis alat kontrasepsi ini tidak setinggi kondom yang digunakan dengan baik dan benar.

Bila kamu masih memiliki pertanyaan terkait penggunaan kondom atau bingung memilih alat kontrasepsi yang cocok untukmu atau pasanganmu, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter, ya.
(lif)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password