Kadinkes: Ada 4 Nagari jadi Cluster Covid-19 di Sumbar

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi (Foto: Covesia/ Laila)

Covesia.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi mengatakan ada 4 nagari yang menjadi Cluster Covid-19 di Sumbar. 4 Nagari tersebut berada di Dharmasraya, Solok Selatan dan 2 Nagari di Kabupaten 50 Kota.

“Kemarin ada beberapa Nagari di Sumbar menjadi Cluster Covid-19. Ada 2 nagari di Kabupaten 50 Kota, satu di Solok Selatan dan satu di Dharmasraya,” ungkap Arry saat ditemui dia area vaksinasi untuk lansia di Masjid Raya Sumbar, Sabtu (24/4/2021).

Lebih lanjut Arry menjelaskan bahwa yang di Dharmasraya mereka habis basapa ke ulakan. Di Solok Selatan karena perjalanan ke luar daerah dan yang di Kabupaten 50 Kota ada acara pesta pernikahan.

“Di Dharmasraya yang terkena Covid-19 itu berjumlah 18 orang, sedangkan di Solsel ada 40 orang,” jelasnya.

Arry menyebutkan mereka yang terpapar sudah dikarantina, rata-rata tidak bergejala. Antisipasi ke depan kita menerapkan PPKM mikro. “Nanti masing-masing Nagari membuat posko PPKM mikro di Nagari atau Jorong untuk memantau mobilitas penduduk kalau ada yang positif ada petugas kesehatan ada babinsa langsung ditindaklanjuti,” terangnya.

Arry menghimbau semua pihak bersama-sama dengan pemerintahan sampai ke Jorong untuk berkolaborasi demi kesehatan bersama.

Dalam kesempatan itu Arry juga menginformasikan terkait capaian vaksinasi lansia tahap satu sudah di angka 9669 orang. Kalau dari persentase 2,19 persen kita optimalkan terus lansia untuk divaksin. Kalau sasaran kita ada 442 ribu lebih untuk vaksin namun, belum semua kita vaksin juga karena keterbatasan vaksin, jumlah vaksin yng ada sekarang kita maksimalkan.

Sementara itu untuk jumlah warga Sumbar yang sudah divaksin sebanyak 150.003 orang. Kalau persentasenya 17,14 persen dari sasaran yang ada sekarang yakni 874.668 orang.

“Kita lihat persentase kalau untuk nakes sudah selesai 100 persen, yang paling kecil angka vaksinasi untuk lansia ada di kota Solok dan paling banyak Padang,” jelasnya.

Arry juga menyebutkan bahwa di Sumbar tepatnya 3 hari yang lalu ada cluster sekolah. Saat ini kota Padang yang paling banyak kasus positifnya. “Kemarin saja kasus positif di Padang itu 89 orang,” tukasnya.

(ila/don)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password