- Advertisement -
HomeLifestyleJangan Panik! Lakukan Ini Cegah Anak Tertular Covid-19

Jangan Panik! Lakukan Ini Cegah Anak Tertular Covid-19

Covesia.com – Saat ini, angka positif kasus Covid-19 kembali meningkat di berbagai daerah di Indonesia. Selain menular pada orang dewasa, virus corona juga dapat menular pada anak-anak.

Untuk itu, orang tua tidak perlu panik dalam menghadapi kondisi terserbut dalam melindungi sang buah hati agar tidak terpapar Covid-19.

Dalam upaya mencegah penularan virus tersebut pada anak-anak, Dokter Spesialis Anak Semen Padang Hospital (SPH) dr. Dhina Lydia Lestari, M.Biomed, Sp. A mengatakan perlunya peran penting orang tua dalam menjaga buah hati mereka untuk sementara waktu tetap di rumah saja.

“Sebaiknya di rumah saja, karena anak-anak di bawah usia 5 tahun dalam masa tumbuh kembang, sehingga rentan tertular berbagai penyakit termasuk Covid-19,” ujar dr. Dhina dalam keterangan tertulisnya yang diterima Covesia.com, Kamis (18/7/2021).

Belum ada vaksin yang dapat diberikan kepada anak-anak usia di bawah 11 tahun. Dokter Dhina menyaran agar lebih meningkatkan imunitas anak saat pandemi ini.

“Untuk meningkatkan imunitas, orang tua dapat memberikan Vitamin A, B, C dan D, Zinc dan kurkumoid. Hal ini karena multivitamin dapat meningkatkan imun tubuh dengan maksimal. Jadi ini berguna untuk perlindungan dari dalam selain penggunaan APD dan rajin mencuci tangan,” Sebutnya.

Penyebab penularan virus COVID-19 pada anak-anak kata dokter Dhina, biasanya karena terpapar dari orang tua hingga kakek dan neneknya yang terkonfirmasi.

Hal ini menunjukkan bahwa orang-orang terdekat dari si anak dapat menjadi penular ketika anaknya hanya berada di rumah saja sedangkan orang dewasa yang di rumahnya kembali dari luar setelah bekerja.

“Kita tidak dapat memastikan dari mana virusnya menempel seperti di baju, celana atau benda lainnya pada orang dewasa, sehingga anak-anak yang di rumah tertular dari situ. Untuk itu kekebalan imunitas sangat diperlukan,” jelasnya.

(ril)

- Advertisement -


- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
Berita Terkait