Stok Pangan Sumbar Diklaim Cukup, Aman, dan Surplus Jelang Idul Fitri 1443 H

Stok Pangan Sumbar Diklaim Cukup Aman dan Surplus Jelang Idul Fitri 1443 H

Covesia.com - Kepala Dinas Pangan Sumbar Efendi mengatakan ketersediaan pangan di Sumbar cukup, aman dan bahkan ada yang surplus.

"Beberapa komoditas yang mengalami surplus diantaranya adalah jagung surplus 568,50 ton, cabai merah keriting surplus 333,63 Ton. Telur ayam juga surplus 187,20 ton dan minyak goreng surplus 49,70 ton," ungkapnya saat sidak ke Pasar Bawah Bukittinggi. 

Namun demikian, Efendi juga menyebutkan kerap terjadi lonjakan harga. Penyebabnya adalah tingginya permintaan dan itu sering terjadi dikawasan perbatasan.

Tak ayal pihaknya menyiapkan strategi agar tidak terjadi kelangkaan dan lonjakan harga. Salah satu strategi tersebut adalah dengan adanya bazar.

"Karena fluktuasi harga tinggi sering terjadi di daerah perbatasan, kita antisipasi dengan bazar TIC," ujarnya.

Efendi kemudian menyebutkan sejumlah komoditas pangan strategis, seperti beras, daging sapi/kerbau, daging ayam, telur ayam, cabe keriting, cabe rawit merah, bawang putih, bawang merah, gula pasir dan minyak goreng, dalam kondisi cukup dan aman, bahkan surplus.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar, Wahyu Purnama, melalukan sidak ke pasar Bawah Bukittinggi, Kamis (28/4/2022).

"Kita ingin memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar. Ada kenaikan sejak seminggu lalu, karena memang perantau banyak yang pulang dan kebutuhan meningkat,"ungkapnya ditulis Jumat (29/4/2022).

Mahyeldi mengatakan harga yang naik seperti daging sudah mencapai Rp150 ribu/kg. Sebagai antisipasi pihaknya sudah rapat dan akan berupaya menambah stok daging sehingga bisa menekan harga.

(*)

Berita Terkait

Baca Juga