Katupek Sipuluik, Makanan Khas Minangkabau yang Jarang Ditemukan

Katupek Sipuluik Makanan Khas Minangkabau yang Jarang Ditemukan Katupek Sipuluik, Makanan Khas Minangkabau yang Jarang Ditemukan (Foto: Covesia-Laila)

Covesia.com - Sumatera Barat memang gudangnya makanan enak dan menggugah selera. Apalagi di saat libur lebaran Idul Fitri, akan banyak makanan tradisional yang dihidangkan oleh masyarakat Sumbar di rumahnya.

Misalnya wajik, galamai, lapek dan sebagainya. Jika di wilayah Jawa akrab dengan ketupat dan opor ayamnya, Sumbar juga memiliki ketupat yang khas. Dinamai "Katupek Sipuluik" atau ketupat ketan.

Makanan khas Minang ini sudah sulit ditemukan. Hanya ada di beberapa lokasi dan sangat sedikit yang membuatnya.

Dari pantauan Covesia.com di GOR H Agus Salim, Minggu (8/5/2022) yang biasa ramai dikunjungi warga Padang di akhir pekan hanya ada satu pedagang yang berjualan Ketupat Ketan ini. 

"Saya sudah lama jualan katupek sipuluik ini. Tepatnya 2008. Saya jualan di sini dan di Pasar Raya Padang," ungkap Jus, pedagang ketupat ketan kepada Covesia, Minggu.

Pedagang ketupat yang sering disapa Mak Jus mengatakan, ia membuat sendiri ketupat tersebut dari sebelum subuh. Sementara untuk sarang ketupat biasa dipesannya di pasar.

"Ketupat ketan ini harganya Rp4.000 per biji. Namun biasanya pembeli membeli Rp20.000 dan saya beri 6 biji," jelasnya.

Mak Jus mengatakan tidak takut kehilangan pembeli, meski banyak pedagang yang memilih menjual makanan kekinian, dia tetap bertahan menjual makanan tradisional.

"Saya jualan ini saja, kalau makanan kekinian itu biar anak saya yang jual," imbuhnya.

Kuali besar pembuat ketupat tersebut masih berada di atas kompornya. Hal itu yang menarik mata pembeli, cara berjualan Mak Jus berbeda dari orang biasanya.

"Untuk hari ini saya buat 500 biji. Biasanya habis karena rasanya gurih. Bisa ditemani pisang, tapai, ataupun rendang," tambahnya.

Diketahui, Katupek Sipuluik dibuat dari beras ketan yang dimasukkan ke dalam sarang ketupat. Diberi sedikit garam dan direbus dengan santan. Tak lupa menambahkan daun pandan agar memiliki bau yang harum.

(ila)


Baca Juga