Mengenal Kegiatan Calon Taruna di SMA Dwiwarna Boarding School

Mengenal Kegiatan Calon Taruna di SMA Dwiwarna Boarding School Ulistrasi Kegiatan SMA Dwiwarna (Boarding School)

Covesia.com - Di Indonesia, sekolah kedinasan seperti Akmil, Akpol, IPDN, STIN, Poltekim, dan sebagainya masih menjadi favorit. Sekolah ini menjanjikan masa depan cerah karena bisa langsung kerja setelah lulus. Akan tetapi, untuk masuk ke sekolah kedinasan bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan persiapan yang matang dan usaha yang keras. SMA Dwiwarna (Boarding School) menyediakan kegiatan yang khusus diberikan kepada siswa yang ingin menjadi calon taruna atau sekolah kedinasan lainnya

Sebagai sekolah unggulan SMA Dwiwarna (Boarding School) tidak ingin ketinggalan untuk mempersiapkan siswa-siswanya untuk menjadi taruna. Tujuannya agar siswa yang bercita-cita meneruskan pendidikan di sekolah kedinasan bisa sama siapnya dengan mereka yang akan melanjutkan ke PTN/ PTS.  

Program untuk Calon Taruna di SMA Dwiwarna (Boarding School)

Selain memiliki program bimbel SBMPTN bagi siswa yang ingin melanjutkan ke PTN, SMA Dwiwarna juga gencar melaksanakan program untuk siswa yang akan masuk sekolah kedinasan, yaitu Program Bimbel CATAR atau Calon Taruna

Selain kecerdasan yang baik siswa yang ingin menjadi catar atau calon taruna juga wajib mempunyai kemampuan fisik yang mumpuni. Dengan alasan itulah, SMA Dwiwarna (Boarding School) melaksanakan program Bina Jasmani atau  Binjas bagi siswa yang ingin menjadi calon taruna sekolah kedinasan. Program tersebut terdiri dari :

1. Bina Jasmani Tipe A

Binjas yang pertama disebut dengan Bina Jasmani Tipe A yang merupakan latihan dasar. Melalui Binjas Tipe A siswa akan dilatih dalam hal kemampuan pernapasannya melalui lari selama 12 menit, pull up (pria), chinning (wanita), push up, sit up, shuttle run, dan juga renang. Selama latihan lari siswa harus menyuarakan yel-yel atau lagu penyemangat serta tidak boleh mendahului pelatih.

Lari juga menjadi latihan yang bertujuan untuk menguatkan otot-otot kaki, melatih mental serta membiasakan siswa lari dengan kecepatan konsisten sehingga tidak hanya semangat di awal saja lalu kendur setelah beberapa waktu. Tes lari menjadi tes utama dalam ujian fisik atau kesamaptaan bagi calon taruna sekolah kedinasan sehingga sangat penting untuk dilatih.

2. Bina Jasmani Tipe B

Calon taruna juga harus mengikuti Binjas Tipe B yang lebih berat dari Tipe A. Ada beberapa jenis latihan yang harus dilakukan pada Binjas Tipe B ini, yaitu pull up (pria), chinning (wanita), sit up, push up, renang dan shuttle run. Pelatih akan mengajarkan bagaimana melakukan latihan-latihan tersebut dengan posisi dan gerakan yang benar agar nilainya bagus saat seleksi. 

Sekolah kedinasan bisa saja menerapkan sistem penilaian yang berbeda, tetapi secara umum tujuan dari latihan tersebut agar siswa mampu melaksanakan tes jasmani dengan sebaik-baiknya. Fasilitas yang disediakan oleh sekolah SMA Dwiwarna (Boarding School) juga sudah memenuhi standar. Contohnya kolam renang dengan panjang lintasan 25 meter sesuai dengan syarat tes pada sekolah kedinasan.

Pelatih Program Bina Jasmani SMA Dwiwarna (Boarding School) dipercayakan kepada kalangan militer yang bertindak sebagai mentor. Latihan dilakukan sebanyak satu kali seminggu, yaitu pada setiap akhir pekan. Setiap sesi latihan Binjas akan didahului dengan pemeriksaan denyut nadi, pemanasan, senam kerja, yel-yel penyemangat dan latihan inti.

Tujuan dari Program Bina Jasmani yang dilaksanakan oleh SMA Dwiwarna (Boarding School) adalah untuk membantu calon taruna untuk menghadapi tes di sekolah kedinasan. Karena selain tes akademik dan psikotes, yang sangat menentukan adalah tes jasmani atau kesamaptaan. Oleh sebab itu, agar siswa bisa mewujudkan cita-citanya masuk sekolah kedinasan SMA Dwiwarna berusaha membantu dan mendukung melalui program-program bina jasmani sebagai langkah persiapan.


Berita Terkait

Baca Juga