Nikita Mirzani Dijemput Paksa Polisi, Penyidik Tentukan Penahanan Setelah 24 Jam

Nikita Mirzani Dijemput Paksa Polisi Penyidik Tentukan Penahanan Setelah 24 Jam Foto: Suara.com

Covesia.com - Artis Nikita Mirzani dijemput paksa saat hendak pulang dari Mall Senayan City, Jakarta, Kamis (21/7/2022) kemarin. Penangkapan ibu tiga anak itu terkait kasus pencemaran nama baik laporan Dito Mahendra.

Niki, sapaan akrabnya, langsung dibawa ke Polres Serang Kota guna jalani pemeriksaan sebagai tersangka. Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga di Polresta Serang Kota mengatakan jemput paksa dilakukan lantaran Nikita Mirzani tak kooperatif.

Tiba di Polres Serang Kota, Nikita Mirzani langsung jalani pemeriksaan. Dia pun dipastikan bermalam di sana.

"Sesuai hukum pidana, dalam masa penangkapan akan berlangsung 24 jam," kata Shinto Silitonga.

Apakah Nikita Mirzani akan ditahan, Shinto tak bisa memastikan. Sebab kata dia hal itu ranahnya penyidik.

"Kewenangan dari penyidik untuk bisa melakukan penahanan atau tidak pasca 24 jam tersebut," katanya yang dilansir dari Suara.com.

Panggilan Nikita Mirzani ke Polresta Serang Kota terkait dengan laporan Dito Mahendra pada 16 Mei 2022. Pacar Nindy Ayunda ini merasa dicemarkan nama baiknya karena postingan Nikita Mirzani.

Sampai pada akhirnya polisi datang untuk menjemput paksa Nikita Mirzani di rumahnya kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Namun pada akhirnya, dia sendiri yang datang sendiri ke Polresta Serang Kota.

Tak berselang lama dari rencana penjemputan paksa itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang menyatakan artis 36 tahun itu sebagai tersangka.

Status ini merujuk pada penerimaan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidik (SPDP) dari Polresta Serang Kota, tempat di mana Dito Mahendra melaporkan Nikita Mirzani.

Atas laporan Dito Mahendra, Nikita Mirzani dengan Pasal 45 dan Pasal 51 UU ITE dan Pasal 311 KUHP.

(Suara.com)

Berita Terkait

Baca Juga